KSBSI Riau: Kami Dukung Program JKN-KIS

Anggota Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia.

Pekanbaru (Nadariau.com) – Meja registrasi mulai ramai dikunjungi anggota Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Riau. Mereka yang datang dari berbagai daerah seperti Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Perawang hingga Kandis ini sudah tampak sejak pukul 8 pagi. Beberapa dari mereka tampak menggunakan seragam orens KSBSI Riau.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru ini digelar pada Sabtu (28/07/2018). Kegiatan ini memuat materi terkait Program JKN KIS dan aplikasi Mobile JKN sekaligus silaturahmi dan bentuk goes to customers kepada anggota. Tak lupa pula turut mengundang PT Jasa Raharja Cabang Pekanbaru yang diwakili oleh Sony.

Dalam paparannya, Sony menyampaikan bahwa pihaknya adalah penjamin pertama dalam kasus kecelakaan lalu lintas hingga plafond Rp20juta. Jika masih membutuhkan biaya, BPJS Kesehatan hadir sebagai penjamin kedua.

“Yang perlu Bapak Ibu lakukan adalah membawa surat laporan kepolisian yang menyatakan bahwa benar, Bapak Ibu mengalami kecelakaan lalu lintas ganda antar kendaraan bermotor,” lanjut Sony.

Disampaikan lebih lanjut oleh Sony, bagi kasus kecelakaan lalu lintas tunggal, BPJS Kesehatan hadir sebagai penjamin juga dengan menyertakan surat laporan kepolisian.

Dalam kesempatan yang sama, Juandy Hutauruk selaku Korwil KSBSI Riau, menyampaikan masih menemukan oknum-oknum pelayan kesehatan ini di lapangan.

“Pertemuan ini bisa dibilang pertemuan akbar bagi kita. Maka Saya harap kepada saudara-saudara Saya, para kepala-kepala cabang KSBSI, mari kita berdiskusi dan menyampaikan kendala-kendala dengan pihak BPJS Kesehatan dengan hangat, keras tapi sopan,” lanjutnya kepada hampir 300 orang anggota KSBSI Riau.

Tak lupa pula Asti Putri Dewi Santri, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, berkesempatan menyampaikan sosialisasi Program JKN-KIS dan aplikasi Mobile JKN. Dengan dibantu oleh Tim Panitia yang menyebar ke meja-meja peserta kegiatan, aplikasi Mobile JKN berhasil diunduh dan diinstal ke telepon genggam masing-masing.

“Kemudahan akses layanan kesehatan kita kini semua ada dalam genggaman Bapak Ibu,” ingat Asti. (ind)

 22 total views