Hoax Ada Penyerbuan Rumah Ibadah di Inhu

Kodim 0302/Inhu bantah ada Gereja diserbu di Inhu.

[divide]

Inhu (Nadariau.com) – Dandim 0302/Inhu Letkol Arh Hendra Roza SIP melalui Pasi Intel Kodim 0302/Inhu Kapten Inf Yunasri membantah adanya penyerbuan yang dilakukan sekelompok orang terhadap salah satu rumah ibadah.

Hal ini disampaikan sekaligus memberikan penjelasan sebenarnya, karena adanya pemberitaan salah satu media online, terkait rumah ibadah Kecamatan Peranap Kabupaten Inhu. Kodim Inhu mengimbau agar semua pihak selalu menjaga kondusifitas daerah dan jangan percaya kepada berita hoax.

Demikian release yang diterima media dari Dandim Inhu Letkol Arh Hendra Roza melalui Pasi Intel Kodim 0302/Inhu Kapten Inf Yunasri.

Dijelaskan Yunasri, kronologisnya yaitu pada hari Kamis tanggal 24 Mei 2018 pukul 14.00 WIB, bertempat di Dusun Sungai Ubu Desa Pauh Ranap Kecamatan Peranap Kabupaten Inhu, kelompok masyarakat dan ormas Kecamatan Peranap yang berjumlah sekitar 15 orang menggunakan kendaraan Roda Empat sebanyak 3 Unit mendatangi Masjid Al-Iklas yang berada di Dusun Sei Ubo Kecamatan Peranap.

Kedatangan mereka terkait permasalahan dengan warga bernama Heri Surbakti. Setelah selesai klarifikasi permasalahan dengan Heri Surbakti itu, mereka langsung pulang dan tidak ada berencana untuk mendatangi Rumah Ibadah yang berada di Sei Ubo Desa Pauh Ranap Kecamatan Peranap.

Kemudian, ada salah 1 (satu) Mobil yang berjumlah 7 orang singgah ke salah satu rumah ibadah yang sedang membangun pondasi di Dusun Sei Ubo Desa Pauh Ranap. Kemudian, salah seorang menanyakan kepada pekerja (tukang) terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah ibadah tersebut.

Terkait hal itu, disampaikan kepada pekerja tersebut, jika belum ada IMB, agar pembangunan itu tidak dilanjutkan. Setelah itu, sekelompok orang itu langsung pulang ke Peranap.

Terkait itu, kelompok masyarakat dan ormas sebenarnya hanya mempertanyakan soal IMB pembangunan salah satu rumah ibadah, dan mereka langsung pulang, dan tidak ada keributan yang terjadi.

Salah satu pimpinan rumah ibadah, dalam release laporan Pasi Intel Kodim Inhu juga sudah diklarifikasi.

Dalam laporan itu, Pimpinan rumah ibadah itu menyatakan, bahwa pada tanggal 24 Mei 2018 Sekitar Pukul 15.00 WIB didatangi kelompok masyarakat dan ormas yang menanyakan IMB pembangunan rumah ibadah, dan setelah itu mereka pulang dan tidak ada terjadi bentrok fisik. Kemudian, sebutnya, sampai saat ini mereka tidak datang lagi.

Disampaikan, kejadian tersebut pada hari Minggu, 27 Mei 2018, Pimpinan rumah ibadah memberitahu kepada jemaat tentang kejadian tersebut dan meminta agar tidak terpancing dan secepatnya akan mengurus IMB ke Kabupaten Inhu.

Permasalahan ini masih dalam penyelidikan Polsek peranap bekerja sama dengan Koramil. (dan)