Ada Semburan Minyak Sekitar 20-30 Meter dari Pipa Chevron

Foto semburan minyak di pipa PT Chevron di Duri.

[divide]

Bengkalis (Nadariau.com) – Warga Bekasap Desa Petani Duri – Bengkalis dikejutkan dengan bunyi ledakan keras dari pipa minyak milik PT Chevron.

Warga melihat ada semburan minyak dengan ketinggian 10-20 meter keluar dari pipa. Sehingga warga menjauhi sumber semburan minyak panas, agar tidak terluka.

Berdasarkan informasi yang dirangkum media, kejadian pipa minyak milik Chevron yang berada disekitar GS Pematang meledak pada Jum’at(25/05/2018) malam sekira pukul kurang lebih 21.00 Wib.

Kejadian ledakan pipa tersebut sempat membuat sontak warga setempat yang tinggal tidak jauh dari lokasi tersebut.

Salah seorang warga mengatakan kepada awak media bahwa kejadiannya sekira kurang lebih pukul 21.00 an WIB.

“Dimana pada saat itu tinggi ledakan api bercampur minyak dan gas kurang lebih mencapai 20 sampai 30 meter keatas,” katanya.

Masih kata warga setempat, ledakan tersebut di dengar warga setempat seperti bunyi gemuruh akan turun hujan.

“Beruntung saat kejadian angin tidak mengarah ke perumahan warga sehingga hasil-hasil ledakan yang keluar tidak mengenai atap rumah warga disini, ungkapnya.

Menyikapi informasi ledakan tersebut, seperti dikutip dari riau global.com mencoba menghubungi rekan di Wdr Transport Duri yang tidak ingin disebutkan namanya. Ia mengatakan kejadian ledakan pipa minya tersebut benar.

“Bahwa di daerah desa Petani, ada pipa Chevron meledak dan kita dari armada vacum juga diminta perbantuan ke TKP,” katanya.

Sementara Managert Komunikasi Chevron Danya Dewanti menyebutkan, bahwa kejadian adanya minyak hitam dari pipa chevron menyembur itu hampir setinggi 10 sampai 20 meter di daerah Pematang KM 15 desa Petani Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis pada Jum’at (25/05/2018) malam sekitar pukul 21.45 wib, hanyalah tumpahan minyak bukan ledakan dari pipa,

Kejadian itu disebabkan karena keran minyak (Valve) dibuka oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan tidak ada korban dan rumah penduduk juga tidak ada yang terkena.

Atas kejadian itu PT CPI telah mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mengisolasi kebocoran dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, guna melindungi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Sementara sekira pukul 24:00 Wib, tumpahan minyak telah berhasil dihentikan dan pada pukul 3:00 Wib dini hari tumpahan minyak telah berhasil dibersihkan dengan cara divakum.

Terkait pelaku yang membuka keran minyak, maja Pt CPI sudah bekerja sama dengan aparat setempat dalam hal ini terus melakukan penyelidikan.

“Kami menghimbau semua pihak untuk turut menjaga fasilitas operasi Migas yang merupakan aset negara. Dukungan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan operasi migas yang aman, andal dan ramah lingkungan,” kata Danya melalui via whatsApp, Sabtu (26/05/2018). (nrc)