Dua Teroris Ditangkap di Palembang Diduga Dari Pekanbaru

Dua orang terduga teroris asal Pekanbaru Riau inisial AA dan HK ditangkap Tim Densus 88 Anti Teror di Palembang Rabu (9/5/2018) diinterogasi dan disaksikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain di Mapolda Sumsel. (Foto Ist)

[divide]

Palembang (Nadariau.com) – Dua orang terduga jaringan teroris asal Pekanbaru Riau ditangkap tim Densus 88 Anti Teror, Rabu (09/05/2018).

Penangkapan ini baru diungkap Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, di Palembang kepada pers, Senin (14/05/2018).

“Ya kedua terduga jaringan Jamaah Ansyar Daulah (JAD) asal Pekanbaru Riau ini berinisial AA dan HK. Mereka dari Pekanbaru berangkat ke Jakarta didanai oleh seseorang di Pekanbaru dan rencananya di Jakarta akan turut membantu rekan-rekannya di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat,” kata Irjen Pol Zulkarnain, Selasa (15/05/2018).

Dikatakan mantan Kapolda Riau itu, bahwa keduanya pulang lagi ke Pekanbaru dari Jakarta karena situasi di Mako Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat itu sudah dikuasai kembali oleh aparat.

“Namun di perjalanan dari Jakarta ke Pekanbaru, keduanya singgah di Palembang menemui seorang dosen. Di sinilah mereka ditangkap dan diamankan Tim Densus 88 Anti Teror untuk kemudian dimintai keterangan,” tegas Irjen Pol Zulkarnain.

Informasi yang berkembang saat ini di Palembang dan Pekanbaru terutama di kalangan wartawan bahwa Polda Sumsel dan Polda Riau bekerja sama dan sedang menyelidiki siapa pendana keberangkatan kedua terduga jaringan militan ini dari Pekanbaru ke Jakarta.

Sejumlah warga Pekanbaru tak menyangka bahwa di Kota Pekanbaru jadi salah satu lumbung persembunyian terduga teroris.

“Ah, masak iya, apa benar mereka itu asal Pekanbaru? Di mana tinggalnya? Di mana sembunyinya selama ini? ” tanya salah seorang warga Pekanbaru, Puspita terheran-heran.(dic/nrc)