UIN Jadi Tuan Rumah Perkemahan ke-14 se – Indonesia

Bumi Perkemahan UIN Suska Riau.

[divide]

Pekanbaru (Nadariau.com) – Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN-Suska) Riau menjadi tuan rumah bumi Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan (PW PTK) ke-14 se Indonesia.

PW PTK nantinya akan berlangsung di Bumi Perkemahan UIN Suska pada 3-10 Mei 2018 mendatang. Dengan bertemakan ‘Eco Culture Tourism’.

Jumlah peserta berjumlah sekitar 2000 orang dari seluruh PTKIN, Perguruan Tinggi Keagamaan non islam dan Perguruan Tinggi beberapa negara sahabat.

Wakil Rektor 3 Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Tohirin menyatakan, anggaran untuk kegiatan Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan (PW PTK) ke-14 se Indonesia berjumlah Rp 4 Miliar.

“Anggaran itu Cuma Rp 4 Miliar dianggarkan oleh pusat,” ujar Tohirin di Gedung Rektorat UIN Suska, Kamis (26/04/2018).

Menanggapi isu yang berkembang di Media Sosial terkait anggaran PW PTK hingga puluhan miliar, Tohirin mengatakan itu hanyalah isu belaka.

“Isu yang berkembang di media sosial itu tidak benar, bahkan ada sebagian orang mengisukan anggaran sampai Rp 40 Miliar. Anggaran yang disiapkan pusat hanya Rp 4 Miliar,” Jelasnya.

Namun hingga saat ini, kegiatan PW PTK masih terkendala anggaran. Karena pencairan dana dari pusat belum bisa. Meski demikian diharapkan ada solusi dari bagian keungan UIN Suska sendiri.

Akibat terkendala anggaran, pihak Rektorat UIN Suska mengadakan rapat terkait hal tersebut di Lantai 3 Gedung Rektorat.

Anggaran yang terkendala ini dikarenakan pencairan dana belum dilakukan oleh pemerintah pusat. Selain itu ada keterlambatan pengalihan dari Dana Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) UIN Bandung.

“Anggaran dari pemerintah pusat belum bisa dicairkan karena prosesnya agak lama dan keterlambatan alih anggaran dari DIPA UIN Bandung ke UIN kita,” jelas Tohirin.

Tohirin juga mengatakan persiapan PW PTK sudah mencapai 90 persen. “Persiapaannya sudah mencapai tahap akhir, dari segi persiapan fisik sudah diatas 90 persen. Sekarang hanya tinggal pembangunan tower air saja,” tambahnya. (Irwansyah/UIN Riau)