[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Dengarkan Berita”][divide]
Meranti (Nadariau.com) – Warga Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti mengadu ke Cagubri Arsyadjuliandi Rachman (Andi Rachman).
Warga merasa beruntung mendapat kesempatan bertemu, karena, Andi Rachman juga Gubrnur Riau yang sedang cuti kampanye dan setelah itu bisa langsung memberi solusi atas masalah yang mereka hadapi.
Demikian disampaikan Abirsyah, salah seorang tokoh masyarakat Desa Bantar.
Diantara permasalahan yang disampaikan warga tersebut adalah tentang keinginan penerangan listrik menyala penuh 24 jam. Saat ini, sebutnya, listrik PLN hanya menyala sore hingga pagi hari saja.
Kemudian, di desa itu banyak nelayan yang butuh bantuan, mulai dari alat tangkap, modal ataupun bantuan lainnya.
Tak kalah pentingnya, soal Abrasi yang sudah parah terjadi di Rangsang juga butuh penanganan serius karena sudah mengancam banyak rumah warga.
“Kalau diperturut hati ini, banyak lagi pak. Tapi itu sajalah dulu. Kami yakin bapak bisa kasih solusi. Kalau yang lain baru bisa berjanji aja,” ungkapnya.
Menanggapi sejumlah persoalan tersebut, Cagubri nomor urut 4 ini mengatakan, bahwa semuanya sudah ada program dan solusinya.
Tentang listrik, kata Andi, pihak PLN sudah berjanji akan menerangi seluruh Riau pada 2019.
“Soal nyala penuh 24 jam, nanti saya koordinasi dulu dengan orang PLN,” terang Cagubri Andi Rachman.
Dijelaskannya, nyala penuh 24 jam itu sedang dalam proses. Pasalnya, saat ini di daerah daratan, pembangkit listrik PLN sudah banyak yang menggunakan gas dan batubara.
Sehingga mesin pembangkit Diesel PLN bisa dipindahkan ke daerah pulau seperti Rangsang ini.
Sementara, menyangkit nelayan, sudah ada programnya di Dinas Perikanan Provinsi. Seperti, sudah ada alat tangkap ada, bahkan juga ada Asuransi untuk nelayan.
Untuk persoalan Abrasi juga sudah solusinya. Tapi, jelas Andi, hal ini dilakukan bertahap karena membutuhkan anggaran yang cukup besar serta terkait batas wilayah negara.
Tahun ini, provinsi akan membangun tiga titik tanggul pemecah ombak di tiga tempat di Meranti. Salah satunya di Teluk Betung, Kecamatan Merbau. (rul)


