[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Dengarkan Berita”][divide]
Beliau menjelaskan, setelah 46 tahun terpecah dua sejak tahun 1970, akhirnya dua organisasi keagamaan Islam Persatuan Tarbiyah Islamiyah dan PERTI menyelenggarakan Munas dan Muktamar bersama.
Acara tersebut sebagai penanda islahnya kedua organisasi tersebut, pada 21-23 Oktober 2016 di Hotel Menara Peninsula, Jakarta.
Hasan Basri menceritakan, sebelumnya PERTI terbagi dua. Satu kubu bergabung dengan Partai PPP dan satu kubu lagi bergabung dengan Partai Golkar.
Berita Terkait : Tokoh Muda Riau Awali Tahun baru 2018 Dengan Doa dan Zikir bersama OKP
Sekitar lima tahun lalu diadakan kembali Muktamar dan terpilih Buya Basri Bermanda dan Buya Tengku M Faisal Amin terpilih menjadi Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Tarbiyah PERTI. Pemilihan ini merupakan hasil islah antara Persatuan Tarbiyah Islamiyah dan Perti.
“Sebelumnya Buya Basri Bermanda adalah Ketua Umum di Tarbiyah Islamiyah dan M Faisal Amin Ketua Umum di PERTI,” jelas Hasan Basri.
Diakuinya, bahwa kebersamaan dalam islah ini sudah dinantikan dan diusahakan sejak lama. Setelah 46 tahun kita terpecah, Alhamdulillah akhirnya organisasi yang berdiri sejak 1930 an ini bersatu kembali.


