Editor:Indra Jaya | Rabu, 10 Januari 2018 Pukul 17:53:20 Wib,

Dihadiri Para Petinggi Riau

Dr Mubarak Dilantik Jadi Rektor UMRI

,
Dr Mubarak Dilantik Jadi Rektor UMRI Keterangan Foto: Rektor UMRI berfoto bersama dengan Pimpinan Muhammadiyah, kepala daerah dan Danrem 031 Wira Bima.
Pekanbaru (Nadariau.com) - Dr Mubarak MSi dilantik menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Rabu (10/01/2018). Pelantikan ini dilaksanakan di Aula Gedung KH Ahmad Dahlan, Kampus II UMRI.
 
Dalam acara pelantikan turut hadir sejumlah tamu istimewa yakni Gubernur Riau, Walikota Pekanbaru, Bupati Siak, Bupati Kuansing, Danrem 031 Wira Bima, Ketua dan Sekjen DPP Muhammadiyah, Ketua DPW Muhammadiyah Riau dan Koordinator koperties XII. 
 
Selain itu, juga hadir Rektor Muhammadiyah Sumbar, Sumut, Palembang dan Rektor Muhammadiyah Kediri. Serta para undangan.
 
Ketua DPW Muhammadiyah Riau, Wan Abu Bakar dalam pidatonya mengatakan, kegiatan pelantikan kali ii sangat istimewa. Karena dihadiri para pemimpin daerah, rektor universitas dibwah naungan Koperties X dan para calon Gubernur Riau.
 
Kemudian, atas terpilihnya Dr Mubarak menjadi Rektor UMRI ke dua kali diharapkan  UMRI bisa terus berkembang, menjadi Universitas kebanggaan masyarakat Riau.
 
Sementara kemajuan yang sudah diraih saat ini, hendaknya bisa terus dipertahankan dan harus ditingkatkan lagi. Sehingga UMRI bisa menghasilkan lulusan yang propesional.
 
"Saya percaya kepada Dr Mubarak mampu untuk memajukan UMRI lebih baik kedepan. Kepada seluruh kader Muhammadiyah harus mendukung program utuk memajukan dunia pendidikan di UMRI kedepan," kata Wan.
 
Ketua DPP Muhammadiyah Haidar Nasir menjelaskan, bahwa UMRI adalah salah satu dari 174 perguruan tinggi Muhammadiyah yang tersebar di Tanah Air Indonesia. UMRI merupakan bagian dari Organisasi Muhammadiyah. 
 
Untuk itu, pimpinan harus menjalankan sesuai dengan sistem yang sudah dibentuk. Maka jadikan karakter Muhammadiyah sebagai ideologi dan prinsip perjuangan  muhamadiyah, dengan azas Al Islam dan Kemuhammadiyahan.
 
Kemudian tingkatkan sinergisitas antara interen dan eksteren. Kembangkan kaderisasi dan UMRI harus bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini merupakan pesan dari pimpinan muhammadiyah kepada Rektor terpilih.
 
"Karena di sini sudah ditetapkan sistem yang rapi dan propesional. Oleh karena itu dimana saja berada kami selalu menjakankan sistem. Bukan kepada orangnya, bukan suka tidak suka tapi tolong jalankan sistem ini. Kami juga punya auditor, sehingga tidak ada peluang menyalah gunakan anggaran bagi pengurus Kemuhammadiyahan," kata Haidar.
 
Sedangkan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengucapkan atas dilantiknya Dr Mubarak sebagai Rektor UMRI. Semoga kedepan tambah sukses dan berkembang lagi dengan baik.
 
Diharapkan Rektor UMRI serigberkomunikasi denganya. Karena melalui perguruan tinggi, banyak yang harus dikomunikasikan untuk pembangunan Provinsi Riau kedepan. 
 
"Do'a kami kepada rektor semoga tambah sukses. Karena seorang rektorlah yang menentukan bagaimana pengembangan pendidikan disebuah perguruan tinggi kedepan," kata Gubernur Riau.
 
Rektor terpilih, Dr Mubarak MSi mengaku pada periode kedua ini, ia fokus terhadap peningkatan kualitas dan kenyamanan mahasiswa. Pasalnya, UMRI sudah punya dosen yang hebat serta gedung kampus yang representatif. 
 
"Jadi sekarang sistim kinerja juga sudah berjalan, tinggal dilanjutkan. Saat ini, banyak sudah prestasi yang diraih oleh UMRI termasuk didapatnya akreditasi B pada tahun 2017 lalu," ucap Mubarak. (ind)  

Akses nadariau.com Via Mobile m.nadariau.com
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA