Editor:Indra Jaya | Senin, 08 Januari 2018 Pukul 17:51:37 Wib,

Seorang Nasabah Mengamuk di Kantor Oto Kredit Mobil

,
Seorang Nasabah Mengamuk di Kantor Oto Kredit Mobil Keterangan Foto: Seorang nasabah mengamuk di Kantor Cabang Oto Kredit Mobil by PT Oto Multiartha, Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru.

Pekanbaru (Nadariau.com) – Seorang nasabah mengamuk di Kantor Cabang  Oto Kredit Mobil by PT Oto Multiartha, Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, Senin (08/01/2018).

Pasalnya nasabah bernama bernama Anto Siregar (30) warga Pekanbaru ini sangat kecewa dengan pelayanan Oto Kredit Mobil tersebut.

Kenapa tidak, kredit mobil yang tinggal selama 7 bulan sudah dilunas. Termasuk segala kelengkapan administrasi lainya sudah dipenuhi.

Namun disaat pengambilan surat Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), pihak Oto Kredit Mobil tidak mau menyerahkannya. Dengan alasan tidak membawa KTP asli.

Padahal selama ini pengurusan pembayaran kredit dan pelunasan dan melengkapi kelengkapan adalah nasabah sendiri. Termasuk antara nasabah dengan pihak Oto Kredit Mobil diduga sudah saling kenal wajah.

“Saya sudah lima kali mengurus pengurusan surat BPKB ini ke sini. Namun ada ada saja yang kurang. Saya sudah capek dan juga memiliki urusan lain. Sementara kalian tidak mengakui kopian KTP yang saya bawa,” kata Anto dengan nada marah.

Anto merasa, pihak Oto Kredit Mobil ini terkesan telah mengabaikan permohonanya untuk mengambil haknya.

Sehingga berusaha untuk mempertele telekan urusan. Padahal jika hak dan tanggungjawab nasabah sudah dipenuhi dengan baik.

"Memang luar biasa pelayanan Oto yang tidak sesuia visi dan misinya ini. Kalau bisa kepada masyarakat Pekanbaru agar tidak menguna jasa keridit mobil di Oto ini, jika pelayanan akhirnya seperti ini," keluh Anto.

Hal senada juga diungkapkan oleh nasabah Oto Kredit Mobil Cabang Pekanbaru, yang bernama Surya (40). Sejak beberapa bulan lalu, mobilnya hilang di Jalan Jenderal Sudirman.

Sementara klaim asuransi mobilnya melalui Asuransi Bina Dana Arta (ABDA) Pekanbaru. Namun sudah puluhan kali bolak balik mengurus pencairan asuransi tersebut, sampai sekarang belum juga tuntas.

Padahal dana pencairan dari asuransi ABDA sebanyak Rp189 juta sudah ditransper kepada Oto Kredit Mobil pada hari Jumat, 8 Desember 2017 lalu.

Namun sampai saat ini belum ada kabar untuk membayarkan kepada nasabah. Sementara segala kelengkapan proses pencairan sudah dipenuhi sesuai dengan permintaan leasing itu.

 "Saya sangat kecewa sekali, namun hal ini juga sudah disampaikan kepada pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pekanbaru. Untuk kelanjutanya, dimohon pihak OJK untuk tidak tutup mata terhadap leasing yang nakal  tersebut," kata Surya.  (dan)


Akses nadariau.com Via Mobile m.nadariau.com
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA