Editor:Indra Jaya | Rabu, 29 Maret 2017 Pukul 19:40:43 Wib,

Pemkab Diminta Eksekusi Pekat

LAMR dan Tokoh Agama Rohul Geram Keberadaan Cafe

,
LAMR dan Tokoh Agama Rohul Geram Keberadaan Cafe Keterangan Foto: Ketua LAMR Rohul, T Raflie Armien bersama tokoh agama Rohul meminta Pemkab berantas Pekat di Rohul. (Ft: tra)



 

Rohul (nadariau.com) - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) dan tokoh agama Kabupaten Rohul, mengaku geram dengan keberadaan cafe dan warung remang-remang yang banyak berjejer dibeberapa titik di pinggir jalan.

Cafe dan warung remang-remang tersebut telah menjadi Penyakit Masyarakat (Pekat). Karena sudah merusak ikon Rohul yang dikenal kota suluk dengan masyarakatnya fanatik ajaran Agama Islam.

Diketahui, pekan lalu, Satpol PP Rohul sudah melayangkan surat ke seluruh cafe dan warung remang-remang. Supaya ditutup atau dilarang beroperasi lagi. Terutama di sepanjang jalan lingkar kilometer 4, Kecamatan Rambah.

Isi surat tersebut, menegaskan agar seluruh cafe di Kecamatan Rambah menutup usahanya paling lambat tempo 3 hari, setelah surat dilayangkan. Sementara surat itu dilayangkan pada 21 maret 2017 kemarin.

"Namun teguran melalui surat yang dilayangkan itu tampaknya tidak diindahkan oleh pengelola cafe dan warung remang-remang. Sebab sampai sekarang Pekat tersebut masih beroperasi seperti biasa," kata Ketua LAMR Rohul, T Raflie Armien, menanggapi Pekat yang sedang marak di Rohul, Rabu (29/03/2017).

Ketua LAMR Rohul meminta kepada Satpol PP untuk bekerja secara tim dalam pemberantasan Pekat. Eksekusi seluruh cafe dan warung remang-remang yang ada seluruh titik di Rohul. Supaya tidak mempengaruhi lingkungan masyarakat yang selama ini aman, tenang dan nyaman.

Namun dalam pemberantasan ini, Ketua LAMR Rohul menegaskan 'Jangan ada dusta diantara kita'. Dimana Pemkab Rohul harus serius memberantas Pekat dan bukan melindungi tempat maksiat ini.

"Kita meminta Pemkab bisa bekerja dengan satu tujuan, yaitu memberantas keberadaan cafe diluruh titik di Rohul. Karena tindakkan ini bisa menyelamatkan generasi dan menjadikan kemanan Rohul bisa terkendali dengan baik," ujar Ketua LAMR.

Sementara itu, Tokoh Agama Ustad Yulis Hesman mengatakan, Pemkab harus memanggil pemilik usaha café dan mendudukkan persoalan ini bersama tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Melalui musyawarah ini bisa diambil keputusan tegas untuk menutup usahanya.

"Selain itu, juga diberikan pembinaan keagamaan kepada pemilik cafe tersebut. Agar mereka bisa kembali kepada jalan yang benar dan di ridhoi Allah SWT," harap yulis yang juga menjabat Seketaris FPI Provsi Riau dan MDI Rokan Hulu. (tra)
 


Akses nadariau.com Via Mobile m.nadariau.com
BERITA TERKAIT
  • Dosen di Dumai Harus Memiliki Standar Mengajar
    Senin, 30 Januari 2017 - 20:49:30
    Infotorial Pemko Dumai

    Dosen di Dumai Harus Memiliki Standar Mengajar

    Dumai (nadariau) - Untuk meningkatkan kompetensi, setidaknya dosen harus memiliki standar dalam mengajar mahasiswa/i. Dan itu sudah menjadi kew.
  • Sekdako Pekanbaru Heran Kok Jumlah THL Seribuan
    Jumat, 03 Maret 2017 - 19:24:55
    Penyebab Gaji Terlambat

    Sekdako Pekanbaru Heran Kok Jumlah THL Seribuan

    Pekanbaru (nadariau) - Sekretaris Daerah Pemerintah Kota (Sekdako) Pekanbaru, M Noer merasa heran kenapa jumlah Tenaga Harian Lepas (THL) dilin.
  • Icut Dilantik Jadi Pj Sekda Meranti
    Jumat, 31 Maret 2017 - 15:53:56

    Icut Dilantik Jadi Pj Sekda Meranti

    Meranti (nadariau.com) - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi melantik Icut atau Yulian Norwis SE MM menjadi Pejabat (Pj) Sekret.
  • Sistem Penggajian Guru Memerlukan Anggaran Cukup Besar
    Sabtu, 14 Januari 2017 - 16:07:55

    Sistem Penggajian Guru Memerlukan Anggaran Cukup Besar

    Pekanbaru (nadariau) - Sistem penggajian yang memerlukan anggaran yang cukup besar. Dalam implementasinya, Pemerintah Provinsi Riau sudah melakukan be.
  • Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Diingatkan Waspada
    Selasa, 24 Januari 2017 - 16:13:27
    Memasuki Musim Kemarau Panjang

    Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Diingatkan Waspada

    Pekanbaru (nadariau) - Saat memasuki musim kemarau panjang selama April 2017 hingga September 2017 mendatang, Satuan tugas (Satgas) pencegahan .
  • PDGI Pelalawan Libatkan Ratusan Pelajar SD
    Selasa, 21 Maret 2017 - 13:47:08
    Sikat Gigi ''Massal World Oral Health Day''

    PDGI Pelalawan Libatkan Ratusan Pelajar SD

    Pelalawan (nadariau) - Persatuan Dokter Gigi indonesia (PDGI) Kabupaten Pelalawan melibatkan ratusan pelajar Sekolah Dasar (SD) Negeri 004 Buki.
BERITA LAINNYA