Editor:Indra Jaya | Sabtu, 04 Februari 2017 Pukul 19:47:28 Wib,

Gubri: UIR Sangat Berperan

66 Orang Doktor dan 88 Calon S3 Perkuat UIR Kedepan

,
66 Orang Doktor dan 88 Calon S3 Perkuat UIR Kedepan Keterangan Foto: Wisuda Sarjana ke 71, Pasca Sarjana ke 34 UIR, Sabtu (04/02/2017, di Gor Voli Indoor UIR.



 
 


Pekanbaru (nadariau) - Sebanyak 66 orang dosen bergelar Doktor dan 8 diantaranya memiliki gelar Guru Besar serta 6 dosen lagi sedang dalam proses Dikti akan memperkuat kualitas Universitas Islam Riau (UIR) menjadikan Provinsi Riau lebih baik kedepan.

Rektor UIR Prof Dr H Detri Karya SE MA menjelaskan, selain doktor, sebanyak 88 orang Dosen tengah mengikuti studi S3 didalam dan luar negeri. Sementara 2 orang sudah kembali kekampus UIR, yaitu Dr Eka Nurani MSi, dan Dr Admiral MHum. Dari jumlah tersebut terdapat 192 orang Dosen telah memiliki sertifikasi Dosen. Dalam menunjang peningkatan kualifikasi Pendidikan para Dosen.

"Tahun 2017 ini UIR memberikan Bantuan Studi bagi dosen UIR yang sedang mengikuti studi S3 sebanyak 88 orang, dan juga memberikan biaya penelitian dan jurnal nasional dan internasional kepada 86 orang dosen. Alhamdulilah, saat ini dosen tetap mendapatkan jurnal terindek scopus 38 orang, satu diantaranya mendapat (Q1) sedangkan untuk penelitian hibah Dikti sebanyak 17 orang," kata Detri, dalam wisuda Sarjana ke 71, Pasca Sarjana ke 34 UIR, Sabtu (04/02/2017, di Gor Voli Indoor UIR.

Terhadap para wisudawan, Rektor mengharapkan, agar dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama di UIR. UIR katanya bertekat lulusan-lulusan UIR berguna bagi masyarakat banyak dan mudah diterima di dunia karja.

Sejak beberapa tahun ini sebelum pelaksanaan wisuda UIR sudah membekali calon wisudawan dengan pelatihan atau kiat menghadapi dunia kerja dan kiat-kiat berwirausaha.

"Melalui pelatihan ini, para lulusan kita sudah siap untuk menghadapi dunia kerja. Tentunya juga ilmu yang diperoleh dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," jelas Detri.

Sementara Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra setdaprov Riau, H Ahmad Syah Harrofie, mengatakan peran Perguruan Tinggi dalam memajukan suatu daerah sangat penting, dan itu tidak bisa dipisahkan, jika ada yang mengatakan Perguruan Tinggi tidak berperan, tidak mungkin itu.

Jika daerah ingin maju, maka harus melibatkan peran Perguruan Tinggi, karena di Perguruan Tinggi lah terdapat berbagai macam keilmuan dan para peneliti dan juga pakar, yang bisa memberi masukan atau gambaran bagi daerah dalam melaksanakan pembangunan.

Karena itulah menurutnya keberhasilan Perguruan Tinggi dalam melahirkan alumni berkualitas harus didukung dari berbagai aspek, dan yang utama adalah pada Dosen atau tenaga pengajarnya.

Karena itulah Pemerintah Provinsi Riau dalam beberapa waktu terakhir telah mengubah pola pemberian beasiswa yang lebih diutama kepada para Dosen. Karena dengan semakin tingginya tingkat pendidikan dosen, maka akan mampu meningkatkan akreditasi Perguruan Tinggi.

Dia juga mengatakan, Pemerintah Provinsi Riau memberi perhatian utama terhadap bidang pendidikan ini, khusus dengan Perguruan Tinggi. Selain memberikan bantuan untuk kelengkapan sarana prasarana kampus, Pemprov Riau juga memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi dan juga untuk mereka yang kurang mampu.

"Para guru dan dosen juga kita berikan program beasiswa, ini tak lain adalah untuk terus meningkatkan mutu mereka, sehingga mampu menghasilkan SDM Riau berkualitas, mampu bersaing secara nasional bahkan internasional," kata Ahmad.

Kepada para wisudawan, Gubernur berpesan agara dapat mengembangkan ilmu yang diperoleh dibangku kuliah ketika berada ditengan masyarakat, dan hendaknya bisa berkotribusi dalam mensukseskan program pembangunan Provinsi Riau.

"Jangan terpaku hanya ingin menjadi Pegawai, alangkah lebih baik kalau saudara-saudara mampu menciptakan lapangan kerja. Sehingga bisa membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran," ujar Ahmad. (ind)


Akses nadariau.com Via Mobile m.nadariau.com
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA