Pekanbaru (Nadariau.com) – Bekerja sebagai driver atau pengemudi tentu menuntut Juneidi untuk selalu memiliki kondisi yang prima. Di usianya yang sudah berkepala lima ini, tentu BPJS Kesehatan lah yang jadi andalannya jika kondisi kesehatannya menurun.
Seperti saat itu sekitar setahun yang lalu. Di suatu sore saat masih jam kerja, tiba-tiba saja ia mengalami pusing yang hebat. Setiap ia bawa berjalan, rasanya seolah ia akan tumbang.
Oleh beberapa rekan kerja, akhirnya Jun, begitu ia biasa dipanggil, dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Hermina yang berlokasi tak jauh dari tempat ia bekerja. Ia langsung mendapat penanganan oleh tenaga kesehatan yang sedang bertugas dan didapati bahwa tekanan darahnya lebih dari 187.
“Petugasnya menangani saya dengan cepat dan ramah. Saya juga akhirnya disarankan untuk rawat inap agar mendapat pelayanan yang intensif,” kenang Juneidi.
Juneidi didiagnosa mengidap hipertensi dan kini ia rutin minum obat. Ia tak mengeluarkan biaya sepersen pun selama perawatan dan penerimaan obat. Selama dirawat pun, Jun secara berkala selalu mendapat kunjungan dari dokter penanggung jawab dan penanganan yang optimal dari perawat.
Menjelang pesta demokrasi tanggal 14 Februari silam, Jun pun ditunjuk menjadi Petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS), Jun diminta untuk melakukan skrining kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN.
Di sinilah peran BPJS Kesehatan dalam memastikan calon Petugas TPS berada dalam kondisi yang sehat dan fit. Apalagi di peraturan yang baru ini, maksimal usia petugas adalah 55, sementara Jun sudah menginjak usia 54 tahun.
“Meski cukup melelahkan, khususnya ketika hari pemilihan umum (pemilu), itu kami bekerja hampir 24 jam. Dimulai di pukul 6 pagi di tanggal 14 Februari, hingga 6 pagi esok harinya. Belum termasuk mempersiapkan laporan pertanggungjawaban TPS. Jika pun nanti jatuh sakit, kami sudah tenang karena selama bertugas kami sudah dijaminkan kesehatannya di BPJS Kesehatan,” papar Jun.
Lebih lanjut, Jun juga menjelaskan bahwa secara rutin timnya juga mendapat asupan suplemen dan vitamin dari penyelenggara pemilu.
Jun dengar di beberapa TPS ada petugasnya yang tidak tahu bahwa sebagai Petugas TPS ia mendapat jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan. Jun berharap ke depan pihak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bersama-sama BPJS Kesehatan dapat sosialisasi bersama agar informasi ini merata diterima oleh Petugas TPS. (alin)


