Rabu, Februari 18, 2026
BerandaHeadlineMusibah Bencana Alam Tanah Longsor di Sungai Perigi Tanah Merah Inhil

Musibah Bencana Alam Tanah Longsor di Sungai Perigi Tanah Merah Inhil

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Dengarkan Berita”][divide]

Inhil (Nadariau.com) – Pada hari Sabtu, 19 Mei 2018 sekira pukul 12.30 WIB telah terjadi Musibah Bencana Alam Tanah Longsor di Sungai Perigi Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Inhil, Riau, yang mengakibatkan Jembatan Penghubung antara Kelurahan Kuala Enok dan Desa Tanah Merah terputus.

Salah seorang saksi Amril Saleh (42) warga Jalan Taman Murni Kelurahan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah mengatakan, kejadian bencana alam ini terjadi secara tiba-tiba. Sehingga mengejutkan seluruh warga setempat.

Kronologis Kejadian, pada hari Sabtu 19 Mei 2018 sekira pukul 12.00 WIB, ketika saksi Amril Saleh yang bekerja memperbaiki Jembatan 2 Penghubung antara Kelurahan Kuala Enok dan Desa Tanah Merah, berniat pulang kerumah untuk istirahat.

Tapi sebelum niat itu terlaksana, Amril Saleh melihat tanah sudah turun dan membentuk lubang di sekitar tiang penahan jembatan dan air sungai perigi yang pada saat itu surut kering.

Kemudian sekira pukul 12.30 WIB, saat saksi Amril Saleh sedang berada dirumah mendengar suara keras dari benda yang jatuh kedalam sungai.

“Mendengar ada bunyi keras, saya langsung menuju suara tersebut dan setelah dicek ternyata jembatan sudah ambruk ke sungai akibat longsor,” kata Amril Saleh.

Adapun panjang jembatan yang ambruk akibat longsor lebih kurang 20 meter. Pada kejadian bencana alam ini tidak ada korban jiwa

Jembatan masih dalam tahap perbaikan dan tidak ada orang yang lewat, sedangkan pekerja saat itu sedang beristirahat siang.

“Upaya yang harus dilakukan, yaitu memasang garis Polisi, mengingatkan warga di sekitar jembatan jangan beraktifitas di jembatan. Sebab berkemungkinan tanah longsor bisa bertambah luas,” ujar Amril Saleh. (ml)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer