Rabu, Maret 4, 2026
BerandaHeadlineGubernur Riau Resmikan Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat Pertama di Riau

Gubernur Riau Resmikan Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat Pertama di Riau

Pekanbaru (Nadariau.com) – Sebagai bentuk tindak lanjut dari arahan Wakil Presiden (Wapres) Indonesia, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meresmikan Riau Garden sebagai Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS) pertama di Provinsi Riau.

Pembentukan Zona KHAS juga sebagai bentuk pengelolaan usaha kuliner agar sesuai dengan jaminan produk halal (JPH). Kemudian Zona KHAS ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi Kabupaten Kampar untuk melahirkan zona KHAS.

“Ini sudah lama ditaja oleh Pak Wapres, pada awal-awal kami mengikuti rapat di Kantor Menteri Keuangan waktu itu. Mengenai bagaimana disemua daerah baik Provinsi maupun Kabupten/Kota agar memiliki Zona KHAS,” terang Gubri Syamsuar, Kamis, (2/11/2023).

Dijelaskan Syamsuar, sebelum memutuskan Riau Garden sebagai Zona KHAS pertama di Riau, pihaknya telah lebih dulu melakukan survei kebeberapa pusat kuliner yang ada di Kota Pekanbaru.

“Kami untuk Pekanbaru sudah mensurvei sebelumnya. Pertama di Jalan Arifin Achmad dan Jalan Sumatera. Dan yang paling pas untuk pertama ini adalah Riau Garden karena paling banyak (tenant),” katanya.

Gubernur Riau Syamsuar

Syamsuar berharap kedepan, Zona KHAS ini akan dapat dibuka pula di Kabupaten/Kota lain yang ada di Riau. Sehingga ekonomi syariah di Provinsi Riau akan semakin meningkat.

“Semoga akan bertambah Zona KHAS kita, diseluruh Kabupaten/Kota yang ada di Riau. Sehingga ini dapat menjadi lokomotif kemajuan UMKM yang bisa mengungkit pertumbuhan ekonomi Riau dimasa yang akan datang,” tutup Syamsuar.

Pj Bupati Kampar, diwakili Asisten III Setda Kampar Azwan, menyampaikan bahwa,baru baru ini di kabupaten kampar sudah dilakukan pembangunan Sentra UMKM di kawasan Bangkinang Riverside.

“Tentu dengan pembangunan tersebut kita berharap nantinya Bangkinang reverside juga bisa menjadi Zona KHAS dan tentunya dapat meningkatkan potensi UMKM di kampar serta meningkatkan Destinasi wisata di kabupaten kampar,”ujarnya.

Apalagi kata Azwan, Kampar memiliki kuliner yang memiliki kekhasan tersendiri dan sudah dikenal oleh masyarakat. Bukan saja oleh masyarakat kampar tapi sudah sampai pada tingkat Provinsi bahkan nasional.

“Untuk itu ia menjelaskan untuk saat ini tinggal lagi bagaimana kita mengemas dan memasarkan kuliner Kampar yang sudah menyebar ke beberapa daerah bahkan International, lokasi seperti ini dapat kita contoh,” kata Azwan. (Advetorial)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer