Sabtu, Maret 14, 2026
BerandaHeadlineKemenkes RI Gelar Survei Status Gizi Indonesia di Pekanbaru

Kemenkes RI Gelar Survei Status Gizi Indonesia di Pekanbaru

Pekanbaru (Nadariau.com) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) tengah melaksanakan survei terkait prevalensi kasus stunting di Pekanbaru dengan program bernama Survei Status Gizi Indonesia (SSGI).

Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) adalah program survei nasional yang bertujuan untuk mengumpulkan data terkait status gizi penduduk di berbagai wilayah di Indonesia.

Tujuan utamanya adalah untuk memantau dan menganalisis tingkat malnutrisi, termasuk stunting, serta menyediakan informasi yang diperlukan untuk merumuskan kebijakan dan program intervensi gizi yang tepat.

“Saat ini, Pemko Pekanbaru sedang menjalani survei SSGI. Angka kasus stunting baru mencapai 3,5 persen,” ujar Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun dikutip Sabtu (23/09/2023).

Pada tahun 2022, angka stunting sebesar 11,2 persen. Namun, terjadi peningkatan menjadi 16 persen.

Sebelumnya, Pekanbaru telah dijadwalkan untuk menerima tim SSGI. Melalui survei ini, diharapkan dapat dipastikan jumlah kasus stunting di Pekanbaru.

“Kami akan disurvei terkait status gizi di Indonesia. Survei ini bertujuan untuk menetapkan angka stunting di daerah kami,” ungkap Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution.

Pemerintah Kota meminta agar survei ini dilakukan dengan teliti. Tim survei diharapkan melakukan analisis yang mendalam.

“Oleh karena itu, penentuan kasus stunting harus koordinasi dengan bagian gizi di setiap puskesmas,” jelas Indra Pomi.(mcr/sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer