[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Dengarkan Berita”][divide]
Pekanbaru (Nadariau.com) – Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau mengadakan workshop penyempurnaan kurikulum integrasi berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) di Hotel Grand Suka Pekanbaru, Sabtu (12/05/2018).
Workshop ini bertujuan untuk merumuskan Kurikulum KKNI yang telah diwajibkan sejak
tahun 2015 lalu oleh Standar Nasional Pendidikan Tinggi Indonesia, yakni Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Permenristekdikti) no 44 Tahun 2015.
Pihak LPM, Novi Yanti mengungkapkan penerapan kurikulum ini guna meninjau proses
pembelajaran mahasiswa hingga tahap akhir, agar dapat menghasilkan mahasiswa yang
berbasis Learning Outcomes.
“Selama ini kita menuntut mahasiswa harus bagus, tetapi tidak tahu bagaimana proses
mereka dan lulusnya seperti apa. Maka kita terapkan kurikulum KKNI, dasarnya berbasis dari learning outcame, artinya Membentuk mahasiswa sesuai sikap dan keterampilannya,” ujar Novi.
Ia menambahkan, syarat suatu universitas mendapatkan akreditasi internasional ialah dengan menerapkan Kurikulum KKNI berbasis integrasi ini. Sedangkan untuk kampus islam seperti UIN Suska akan menjadi basis integritas Islam.
Workshop ini dilaksanakan dua gelombang dengan pembagian beberapa Fakultas yang ada di UIN Suska.
Gelombang pertama diikuti oleh Fakultas Syariah dan Hukum, Psikologi, Ekonomi dan Sosial serta Usuluddin.
“Sedangkan gelombang kedua diikuti oleh Fakultas Sains dan Teknologi, Tarbiyah dan Keguruan, Dakwah dan Komunikasi, serta Program Pasca Sarjana,” kata Novi. (Sahana Sandi – UIN)


