Kamis, Maret 12, 2026
BerandaHeadlinePerdana di Riau, Kwarcab Pramuka Pelalawan Gelar Pelatihan jurnalistik

Perdana di Riau, Kwarcab Pramuka Pelalawan Gelar Pelatihan jurnalistik

Pangkalan Kerinci (Nadariau) – Ketua panitia pelaksana pelatihan jurnalistik dasar di kwarcab gerakan pramuka Pelalawan, menggelar konferensi pers untuk pertama kalinya pada Sabtu, 29 Juli 2023. Pers ini digelar dengan tujuan menyampaikan Agenda kegiatan pelatihan, serta menjawab pertanyaan terkait kegiatan yang berlangsung.

Kegiatan ini berasal dari SK nasional mengenai jurnalistik dalam gerakan pramuka, yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah pewarta di tiap kwaran di kabupaten Pelalawan.

” Kegiatan ini berangkat dari SK nasional tentang jurnalistik gerakan pramuka. Sebelum bidang itu kita buat, maka dari pengurus kwarcab gerakan pramuka Pelalawan berinisiatif mengadakan pelatihan untuk menghasilkan berita yang berkualitas” Ujar kak Ikhwan selaku ketua panitia.

Selain itu, dipaparkannya, agenda kegiatan mulai dari hari pertama hingga penutupan. Kegiatan ini digabung dengan Perjusami bakti se-kwartir cabang Pelalawan.

” Mulai dari penerimaan peserta yang digabung dengan kemah bakti. Kemah bakti di Hutan Kota, sementara pelatihan di Aula Kantor Camat. Disinilah kita belajar bagaimana tahapan jurnalistik dasar, dengan tujuan kakak-kakak semua dapat menulis berita dengan baik. Disambung dengan nanti malam akan ada rapat pembentukan struktur posinfo kwarcab pelalawan, dan pelantikan besok pagi. Apabila telah dilantik, barulah kita membuat kostum posinfo kwarcab Pelalawan .” Jelasnya.

Saat ditanya mengenai tujuan memberikan materi ini kepada anggota kepramukaan dan tujuan diadakannya kemah bakti, ketua yang akrab disapa kak Ikhwan ini menyampaikan bahwa kegiatan ini, bertujuan agar anggota Pramuka dapat mengirimkan berita kegiatan di kwaran masing masing. Tujuan lainnya adalah agar berita kegiatan tersebut sampai ke daerah-daerah lain terutama di Provinsi Riau.

” Tujuan dari kegiatan ini agar kakak nanti dapat membuatkan berita kegiatan di kwaran masing masing, supaya sampai ke daerah lain. Anggota pramuka di daerah lainnya akan membaca informasi bahwa kwaran yang ada di Pelalawan aktif, tidak mati. Jika tidak ada berita, maka orang-orang pun tidak akan tau betapa serunya kegiatan yang kakak lakukan. Untuk tujuan kemah bakti, yang pertama untuk membersihkan lingkungan posko kwarcab Pelalawan, pandangan masyarakat yang berkunjung lingkungan bersih positif, tempatnya bersih,
juga sebagai pengumuman kepada masyarakat yang berkunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan, karna telah ada kemah bakti. Kita disini berkonstribusi positif, diberitakan jadi masyarakat menjadi tau” Paparnya.

Kegiatan pelatihan jurnalistik ini merupakan pelatihan perdana di Pelalawan, bahkan perdana di Provinsi Riau. Hal ini tentu didukung oleh kwarcab setempat supaya dapat berjalan dengan lancar, sambungnya.

” Kegiatan ini pertama dilaksanakan di Pelalawan, bahkan pertama di Provinsi Riau. Kakak-kakak diharapkan dapat menulis setidaknya 5w +1h untuk dijadikan bahan berita. Disini kebetulan dari zaman kak Syafrizal, memfasilitasi kegiatan ini sehingga kegiatan ini dapat terwujud dengan baik.” jawabnya.

Kemah bakti ini diikuti 90 orang, sementara pelatihan jurnalistik 35 orang, dari 6 kwaran di Pelalawan. hal ini disampaikan oleh ketua panitia pelaksana saat ditanya jumlah keseluruhan anggota. Beliau juga menjelaskan berbagai kendala, kualifikasi pewarta, serta alasan mengapa disetiap kwaran cabang harus memiliki posinfo.

” Kemah bakti anggota nya 90 orang, jurnalistik 35 orang yang asalnya dari 6 kwaran dari 12 kwaran. sementara itu kwaran Kerumutan, Pangkalan lesung, dan Pelalawan mengundurkan diri karna suatu kendala. Lalu kwarda sampai kwarcab seharusnya memiliki posinfo sesuai SK 2021, disana dijelaskan turun dari pusat, ke provinsi lalu ke kabupaten. Kualifikasi yang harus dimiliki oleh para jurnalis posinfo diharapkan goalnya kegiatan ini kakak-kakak dapat dulu menyampaikan laporan kegiatan di kwaran dalam bentuk tulisan atau berita. Syarat nya harus menguasai bagaimana cara mencari informasi, dan ketika informasi sudah dapat bagaimana cara menjadikan nya menjadi suatu berita, kemudian editor akan menyeleksi untuk masuk ke website kwarda, ataupun media cetak posinfo kwarcab Pelalawan.” Jawabnya.

Salah seorang perwakilan peserta pelatihan jurnalistik dari Pangkalan Kerinci Azzahro menyampaikan manfaat apa saja yang diperoleh-nya saat mengikuti pelatihan ini.

” Manfaat yang saya rasakan sendiri ini adalah, kaidah dari bahasa saya lebih sempurna, saya lebih mengetahui yang mana kata baku, yang mana kalimat langsung, bagaimana cara menulis, boleh tidaknya suatu penggunaan kata, bagaimana kode etik jurnalistik, dan syarat dari penulisan dan publikasi berita” Jawabnya.

Tak hanya itu, Azzahro juga menyampaikan cerita dari pengalaman yang ia dapatkan selama mengikuti pelatihan perdana ini.

” Banyak sekali orang hebat, dari mereka semua saya belajar bagaimana tata cara bersikap dengan orang, berkomunikasi dengan orang, dan terutamanya itu ketika mereka menampilkan public speakingnya, serta kemampuan mereka ketika berkenalan dan memberikan motivasi. Dari situ saya bisa mengambil ilmu bagaimana mereka berkomunikasi dengan orang dan bagaimana cara mereka untuk berhadapan dengan orang baru.” Jelasnya lebih rinci. (Difa Julia Arizki)

Editor : Apon H

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer