Jumat, Maret 6, 2026
BerandaKepriKetua DPRD Batam Apresiasi Penanganan Stunting

Ketua DPRD Batam Apresiasi Penanganan Stunting

Batam (Nadariau.com) – Batam kembali meraih prestasi gemilang dalam penanganan stunting di Provinsi Kepulauan Riau. Hal ini terlihat dalam penilaian kinerja stunting tahun 2022.

Alhasil upaya kolaboratif yang luar biasa tersebut membuat Kota Batam berhasil mempertahankan gelarnya sebagai kota terbaik dalam penanganan masalah stunting yang mengancam pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Saya yakin dan percaya jika kita kompak dan guyup maka hal ini bisa diatasi dengan baik oleh Batam,” tegasnya.

Dan sebagai wakil rakyat dan pribadi, tambahnya, pihaknya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepedulian sesama terhadap pencegahan stunting, dan mudah-mudahan ini menjadi awal yang sangat baik dan mampu menjadi motivasi bagi masyarakat yang lain.

“Dan ini menjadi tanda kepedulian kita bersama. Karena ini menyangkut kemanusiaan dan kebaikan. Dan tentunya kita harus bergerak bersama-sama antara Pemerintah Daerah, masyarakat dan seluruh kader yang ada. Apa yang kita lakukan dan komitmen bersama ini, mudah-mudahan bisa menjadi sinergitas yang baik dan menjadi amal yang baik. Sekaligus menjadi awal yang baik. Dengan kebersamaan ini, mudah-mudahan melalui pencegahan angka stunting di Kota Batm bisa terus menurun. Sekali lagi saya ucapkan selamat atas pencapaian yang sudah diraih Kota Batam,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penanganan Stunting Kota Batam, Amsakar Achmad mengungkapkan kegembiraannya atas capaian ini.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bahwa upaya kita bersama dalam penanganan stunting terus membuahkan hasil yang positif. Ini menunjukkan komitmen dan kerjasama yang solid dalam melindungi generasi muda Kota Batam,” ujarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Batam telah melaksanakan berbagai program dan kegiatan untuk mengurangi angka stunting di wilayahnya.

Beberapa langkah yang diambil meliputi peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang, pemberian makanan bergizi pada balita, dan pembinaan serta pelatihan bagi kader Posyandu dan kader kelurahan siaga.

“Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, pencegahan stunting menjadi prioritas utama pemerintah. Kerja sama erat antara berbagai pihak terkait telah berhasil memperkuat langkah-langkah pencegahan stunting dan memberikan hasil yang sangat positif,” ucapnya.

Melalui kerjasama yang solid dan inisiatif yang berkelanjutan, diharapkan stunting dapat dikurangi secara signifikan, sehingga setiap anak dapat tumbuh dan berkembang dengan potensi maksimal, menjadi generasi penerus yang tangguh dan berkualitas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Batam untuk Bersama-sama gerakan penanganan stunting. Dengan kerja sama kita semua, kita dapat mengurangi angka stunting dan memberikan masa depan yang cerah bagi generasi mendatang,” tutupnya.

Adapun hasil penilaian kinerja lokus stunting tahun 2022 di Kepri sebagai berikut :

a. Peringkat I : Kota Batam
b. Peringkat II : Kabupaten Bintan
c. Peringkat III : Kabupaten Natuna
d. Peringkat IV : Kabupaten Karimun
e. Peringkat V : Kabupaten Lingga
f. Peringkat VI : Kota Tanjungpinang
g. Peringkat VII : Kabupaten Kepulauan Anambas. (Adv)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer