Rokan Hilir, Nadariau Com – Menjelang perayaan Idul Fitri 1444 Hijriyah tahun 2023, Polsek Bangko, Polres Rokan Hilir (Rohil) laksanakan pemantauan serta pengecekan ketersediaan Bahan Pokok Masyarakat (Bapokmas), Jumat (14/4/2023), kemaren.
Pemantauan serta pengecekan Bapokmas di wilayah hukum Polsek Bangko tersebut secara langsung dipimpin Kapolsek Bangko Kompol Dedi Susanto SH didampingi, Kanit Reskrim Polsek Bangko Iptu Irwandy H. Turnip, SH, MH, Ps. Panit 1 Intelkam Polsek Bangko Aiptu Mustafa Ramadhan, Bhabinkamtibmas Bagan Timur Aipda JL. Sitorus, Ps. Kasi Humas Polsek Bangko Aipda Pujianton Nugroho, Bhabinkamtibmas Bagan Barat Bripka Azwar serta Banit Reskrim Polsek Bangko Briptu Jeksen Samosir.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian Pramudianto melalui Kapolsek Bangko, Kompol Dedi Susanto SH mengatakan, pemantauan dan pengecekan yang di lakukan pihaknya itu guna memastikan ketersediaan bahan pokok masyarakat jelang perayaan Idul fitri.
” Beberapa lokasi yang dilaksanakan pemantauan diantaranya Toko Bintang Dewi yang berada di Jalan Pusara Hilir Kelurahan Bagan Timur Kecamatan Bangko, Toko Union Baru Jalan Sei Garam Kelurahan Bagan Barat Kecamatan Bangko,” Kata Kapolsek Bangko Kompol Dedi SH kepada media ini Selasa 18 April 2023.
Kemudian kata Kapolsek, pemantau itu juga dilaksanakan di toko Xenia Jalan Perniagaan Kelurahan Bagan Kota, Pasar Datuk Rubiah Jalan Sumatera Kelurahan Bagan Kota, serta lokasi penjual Kue lebaran dipasar Pelita.
” Selain memastikan ketersediaan bahan pokok masyarakat jelang idul fitri pemantauan tersebut juga bertujuan untuk memastikan tidak ada beredarnya makanan maupun minuman kadaluarsa. Dalam pemantauan itu kita juga melakukan pengecekkan makanan dan minuman tanpa BPOM RI serta memastikan tidak ada barang ilegal yang masuk ke wilayah hukum Polsek Bangko,” Ucapnya.
Kapolsek Bangko, menambahkan, dari hasil pemantauan dan pengecekan yang dilakukan pihaknya itu harga bahan pokok masyarakat masih dalam keadaan stabil serta ketersediaan Bapokmas menjelang maupun sesudah idul fitri besar kemungkian tetap tercukupi.
“Selama dilakukan pengecekan di beberapa lokasi, kita tidak ada menemukan barang kadaluarsa, tanpa BPOM RI maupun barang ilegal lainnya,” pungkasnya.(Said)***


