Pekanbaru (Nadariau.com) – Delapan wakil dekan fakultas Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) resmi dilantik oleh Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA. Pelantikan ini dilaksanakan di Aula Gedung KH Ahmad Dahlan, Kampus Utama Umri, jalan Tuanku Tambusai Ujung, Pekanbaru, Kamis pagi (9/2/2023).
Kedelapan Wakil Dekan yang dilantik itu adalah; St Nova Meiriza sebagai Wakil Dekan Fakultas Teknik, Delovita Ginting SSi MSi sebagai Wakil Dekan Fakultas MIPA dan Kesehatan, Alum Kusumah SSos MM PhD sebagai Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Soni SKom MKom sebagai Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer.
Johan Faladhin SIKom MIKom sebagai Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, Wandi Safutra MPd sebagai Wakil Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Wahyi Buysro SEI ME sebagai Wakil Dekan Fakultas Studi Islam serta Dr Saut Maruli Tua Manik MH sebagai Wakil Dekan Fakultas Hukum.
Prosesi pelantikan turut dihadiri dan disaksikan oleh ketua Badan Pembina Harian (BPH) Umri Prof Dr HM Nazir MA, para Wakil Rektor, Dekan, Direktur, Ketua Program Studi, para dosen dan tenaga kependidikan.
Dalam sambutannya Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA mengucapkan tahniah atas pelantikan para Wakil Dekan serta mengingatkan tanggung jawab yang diemban.
“Pertama saya menyampaikan tahniah kepada saudara-saudara yang dilantik hari ini. Kedua semakin tinggi jabatan, maka semakin tinggi jugalah tanggung jawab itu,” tegas Saidul Amin.
Ia juga menegaskan bahwa para Wakil Dekan agar bekerjasama secara profesional dengan para dekannya di fakultas masing-masing dengan berbagi peran dan tanggung jawab.
“Anda memiliki tempat yang istimewa, you are at a special department. Apabila dekan itu banyak berfikir kemajuan fakultas pada aspek luar, kerjasama dan networking. Bagaimana kita memiliki jejaring di luar yang luar biasa. Maka tugas administrasi, manajemen dan pembinaan kedalam adalah tugas Wakil Dekan,” tegas Saidul Amin lagi.
Saidul Amin juga meminta kepada seluruh Wakil Dekan agar meningkatkan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris. Sebab menurutnya sesuai dengan titah Muhammadiyah sudah mulai membuka internasionalisasi gerakan.
“Yang bisa berbahasa Arab dan inggris, terus tingkatkan kemampuan berbahasanya. Sebab berdasarkan titah Muhammadiyah, sudah mulai membuka internasionalisasi gerakan. Karenanya kampus juga harus siap menuku internasionalisasi university. Karenanya saya minta WR 1 agar mengganti simbol-simbol di kampus menggunakan bahasa Arab dan Inggris,” pesan Saidul mengakhiri.
Sementara itu ketua BPH Umri Prof Dr HM Nazir MA mengatakan bahwa seluruh Wakil Dekan yang dilantik di lingkungan Umri telah mengucapkan janji pelantikan akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah SWT dan semua yang hadir menjadi saksi atas janji itu. Ia juga mengajak para Wakil Dekan agar mengindahkan nasehat dari Rektor serta jabatan Wakil Dekan itu sebagai sarana Ibadah.
“Anda semua yang sudah mengucapkan janji pelantikan akan dimintai pertangung jawabannya oleh Allah SWT dan kita semua yang hadir menjadi saksi atas janji itu. Kemudian saya minta mengindahkan nasehat dari Rektor yang luar biasa. Kemudian jabatan Wakil Dekan itu dijadikan sebagai sarana Ibadah,” jelas Nazir. (jay)


