Kampar (Nadariau.com) – Puan Aspekraf yang merupakan komunitas cinta kain daerah terutama pengembangan batik motif Riau berencana akan menjalin kerjasama dengan SMKN 3 Payakumbuh. Hal ini dalam pengembangan batik motif Riau yang akan dikhususkan untuk motif batik muara Takus Kampar.
Kolaborasi sangat diperlukan untuk mendongkrak kemajuan batik daerah. Baik di pengembangan motif maupun pemasarannya. Diharapkan kerjasama ini bisa menghasilkan satu desain busana yang indah dan semoga diterima oleh pasar Payakumbuh khususnya dan Sumbar pada umumnya.
“Nanti, guru dan siswa SMKN 3 Payakumbuh akan dimagangkan untuk belajar membatik yang akan dipadukan dengan sulaman Payakumbuh,” kata Wismarni Kepala SMKN 3 Payakumbuh, Sabtu (7/1/2023).
Owner Batik Muara Takus Kampar Lasvita Siahaan menyambut baik kerjasama tersebut. Melalui kerjasama ini diharapkan motif batik muara Takus Kampar lebih dikenal, baik di Riau maupun di provinsi lainnya di indonesia.
“Sebelumnya, Batik Muara Takus Kampar sudah merambah ke pasar internasional di Malaysia,” kata Lasvita.
Koordinator Puan Aspekraf Irna Juita mengatakan, di tahun 2023 ini akan pemerintah akan berupaya bagaimana batik – batik motif Riau bisa ada di semua pasar.
Dan tentunya harus menjalin kerjasama yang intens dengan segala kalangan. Baik itu melalui sekolah, pengusaha lembaga instansi yang mau mengembangkan batik khususnya batik motif Riau.
Harus ada terobosan terobosan baru yang inovatif supaya masyarakat bangga memakai batik. Apalagi nantinya di padukan dengan sulaman indah, hasil karya yang berbeda tentu hasilnya akan lebih bagus.
Dan siswa siswi SMKN 3 Payakumbuh memiliki kompetensi yang mumpuni dalam membuat batik nantinya, dan bisa mendesain baju yang indah berpadu dengan sulaman.
“Inovasi – inovasi harus terus diupayakan agar pasar tidak bosan dan designer bisa lebih inovatif merancang bajunya,” ucap Irna dan wis yang merupakan alumni tata busana universitas Syiah kuala Banda Aceh tersebut. (alin)


