Selasa, Februari 17, 2026
BerandaHeadlineRigit Beton Dalu-Dalu-Mahato Terhenti, DPRD Rohul Sesalkan Pemprov Riau

Rigit Beton Dalu-Dalu-Mahato Terhenti, DPRD Rohul Sesalkan Pemprov Riau

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Dengarkan Berita”][divide]

Rohul (Nadariau.com) – kerusakan sebagian sisa ruas jalan Dalu dalu-Mahato yang belum selesai dirigit, tepatnya di Simpang Genjer Desa Tanjung Medan, menyebabkan jalan tersebut tidak bisa dilalui.

Anggota DPRD Rohul Syahril Topan, putra asli Tambusai mengatakan Pemerintah Provinsi Riau seharusnya menjadikan ruas jalan tersebut sebagai prioritas utama yang harus diselesaikan.

Karena, fungsi jalan tersebut sangat vital dibutuhkan masyarakat bagi keberlangsungan ekonomi mereka.

“Kemudian, ruas jalan Dalu-dalu-Rantau Kasai-Mahato, termasuk akses jalan yang ramai dilalui, baik kendaraan lalu lintas dari Rohil dan Sumatera Utara atau kendaraan berat milik perusahaan,” kata Syahril, Sabtu (21/04/2018).

Terbukti saat jalan itu rusak seperti sekarang, banyak masyarakat yang dirugikan. Mereka sekarang tidak bisa menjual hasil perkebunan mereka ke perusahaan karena kondisi jalan yang tidak bisa dilalui.

Syahril Topan yang Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Rohul, dirinya juga telah berkoordinasi dengan Anggota DPRD Riau khusunya Dapil Rohul, agar bersama-sama mendorong Pemprov Riau gesa penyelesaian Ruas Jalan Dalu-Dalu ke Rantau Kasai Mahato.

“Kami minta Pemprov Riau, segera melakukan peningkatkan jalan, dengan posisi banyaknya kendaraan berat di sana sebaiknya jalan itu dilanjutkan rigit betonya agar lebih tahan,” tegasnya.

Sementara itu, menyikapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rohul Anton ST melalaui Kabid Jalan dan Jembatan Khoirul Fahmi ST menjelaskan, pengerjaan ruas Jalinprov Dalu-Dalu-Rantau Kasai-Mahato, sudah dimulai pengerjaanya sejak 2010 dan terhenti pengerjaanya tahun 2017 lalu.

Kata Khairul, panjang ruas jalan Dalu-Dalu Mahato capai 47 Km, menghubungkan Rohul-Rohil dan Sumatera Utara.

Dari panjang jalan 47 Km tersebut, 27 Km saat ini sudah selesai pengerjaan rigit betonnya, sementara 17 Km ruas jalan lagi, tepatnya dari Simpang Genjer ke Mahato, kondisinya masih tanah dan rusak dipenuhi lubang menganga.

Sebut Khairul, dirinya tidak mengatahui alasan di balik tidak dilanjutkannya pengerjaan rigit beton ruas jalan Dalu-dalu Mahato tersebut tahun ini.

Namun dari informasi yang didapatnya, pengerjaan jalan tersebut akan kembali dilanjutkan tahun 2019.

Terkait kerusakan jalan Dalu-Dalu-Mahato yang menyebabkan jalan tersebut tidak bisa dilalui, Khairul Fahmi menyatakan, PUPR Rohul saat ini sudah melakukan koordinasi dengan PUPR Provinsi.

Hasil koordinasi yang dilakukan, PUPR Riau menyatakan akan segera turun melakukan perbaikan jalan tersebut, dengan menggunakan dana swakelola.

“Sementara ini, kita akan turunkan alat berat ke sana, paling tidak agar jalan tersebut bisa dilalui sementara,” kata Anton.

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer