Kamis, Maret 5, 2026
BerandaHeadlinePermudah Pelayanan Dengan Aplikasi Aku-SIGAP, 25 Puskesmas Kuansing Terapkan BLUD  Untuk Transpormasi...

Permudah Pelayanan Dengan Aplikasi Aku-SIGAP, 25 Puskesmas Kuansing Terapkan BLUD  Untuk Transpormasi Kesehatan

Kuansing (NadaRiau.com) – Universal Health Coverage (UHC) merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau. Guna mewujudkan percepatan UHC ini Pemerintah Kabupaten Kuamtam Singinngi (Kuansing), Riau, melakukan berbagai upaya, <span;>hal tersebut tentunya demi tercapainya masyarakat Kuansing yang sehat sejahtera.

Langkah itu dimulai dari, penetapan penerapan Badan Layanan Umjm Darah (BLUD) 25 Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas yang ada di Kabupaten Kuansing, Peresmian Aplikasi  Aku- SIGAP, serta pertemuan percepatan Universal Health Coverage (UHC) Kuantan Singingi yang digelar di Pendopo rumah dinas Bupati Kuantan Singingi, Senin (03/10/2022).

Awal tafget <span;>penetapan penerapan BLUD ini sesuai dengan apa yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuansing, Japrinaldi, pada saat menyampaikan laporannya, hanya ada lima Puskesma yang akan melaksanakan BLUD. Namun seiring berjalan dengan semamgat upaya Pemerintah KabuPaten Kuantan Singingi neserta kepala UPTD dalam meujutkan transpormasi kesehatan ini guna percepatan UHC tersebut membuahkan hasil yang manis.

“Alhamdulilla 25 UPTD Kesehatan dinyayakan lengkap dan memenuhi setelah melalui penilan oleh tim Independen LPPST Universita Indonesia(UI)” jelas Japrinaldi saat berdiri di podium menyampaikan laporannya.

Untuk menerapkan UPTD BLID ini, pemerintah Kabuoaten Kuansing melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kuansing sudah mempersiapkan seluru tahapan, persiapan itu dengan harapan UPTD Kesehatan menjadi UPTD BLUD akan lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat demgan efektif dan efisien dalam pemgelolaannya.

Karena belum adanya UPTD yang menerapkan BLUD di Riau ini termasuk Kabupaten Kuansing saat ini menjadi pemicu dalam skala priotitas Dinas Kesehatan dalam menggesah percepatan penerapan BLUD tersebu. Karena saat inj sesuai dengan inpormasi, pemerintah Provinsi Riau akan menerapkan E-BLUD.

“JIka tahun ini kita tidak juga menetapkan BLUD maka akan semakin ketertinggalan dalam pelayanan kesehatan untuk masyatakat,” ungknya

Selain penerapan BLUD ini, guna mempercepat UHC demi tercapainya progtam jaminan kesehatan untuk seluruh masyakat kuansing serta mempermudah mekanisme pendaftaran dan segala urusan kesehatan, Pemerintak Kabupaten Kuansing bersamaan dengn penyerahan penetapan BLUD ke 25 Puskesmas tersebut, Pemkab Kuansing melalui Dinas Kesehatannua juga meluncurkan sebuah Aplikasi Aku-SIGAP.

Aaplikasi Aku- SIGAP ini sendiri merupakan ciptaan anak neggri kabupaten Kuantan Singingi, aku- SIGAP dibuat guna mempermudah masyarakat untuk melakukan segala urusan mengenai kesehatatan. Berbagai fiture di disain didalamnya, mulai dari tahap oendaftafan ke puskesma, sampai fiture cheting online denhan dokter ada didalamnya. Hal ini tentu merupakan suatu terobosan yan sangat brilian untik mempermudah dan demi tercapainya jaminan kesehagan masyarakat di seluruh Kabupaten Kuantan Singingi ini.

Tidak hanyabitu, aku-SIGAP mengusung serta mewujutkan Pisi dan Misi Bupati Kabuoaten Kuantan Singingi menjadi Kuansing yang bermarwah, Aku SIGAP sendiri memiliki makna yang luas dengan masing masing poin mengandung arti tersendiri sesuai dengan tujuan bupati dan wakil bupati untuk menjadikan kaunsing menjadi Kabipaten yang bermarwah dengan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Aku-SIGAP dalam akronimnya yakni A-Aplikasi, Ku-Kuansing, S-Santun I- Inopatif. Ga-Siaga, P- Pelayaanan Prima. Sigap itu sendiri sesduai dengan kamus Bahasa Indonesia merupakan suata yang cepat, siap can tanggapa yang kuat, bersemangat dan meyakinkan, sesuai denhan imolementasi dari Pisi Misi Bipati Kuantan Singingi yaitu Kuansing negri bermarwah.

“Aplikasi Aku-SIGAP ini hadir untuk memperpendek rangka pelayanan, meminimalisir persoalan persoalan terkait pelayanan kesehatan untuk masyatakat Kuansing,” ucapnya

Meskipun ini bukan satu satunya solusi, namun paling tidak persoalan kesehatan masyarakat sudah di klaster dati saat ini. Walaupun aplikasi ini belum sempurna, pemerintah Kabupaten Kuansing melalui Dinas Kesehatan terus melakukan pengembangan dan oerbaikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perraturan uang berlaku.

Upaya dan kegigihan Dinas kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Kuansing untuk mempercepat UHC dengan memBLUD kan Puskesmas di Kuansing dan meluncutkan Aplikasi Aku-SIGAP ini mendapatakan apresisai yang sabgat bagus dan baik dari Pemerintah Provinsi Riau.

<span;>Salahsatunya karena banyak kemudahan yang akan dilakukan dengan puskesmas BLUD ini, karena puskesmas mempunyai keleluasaan dalam pengelolaan keuangan sehinga nanti pada meskipun APBD ketok palu atau tidak puskesmas ini tetap bisa memmanfaatkan BLUD untuk kegiatan operasiomalnya.

<span;>”Bahkan untuk membeli obat, 0erbaikan alagyang rusak dan lain sebagainya,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Fiau saat menghadiri jndangan uoaya perceoatan UHC di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuantan singingi ini.

<span;>BLUD yang segera dilaksanakan oleh 25 Puskesama ini dipermudah lagi dengan bantuan aplikasi Aku-SIGAP, yang merupakan suatu pencapaian yang luarbiasa, karena kementrian kesehatan baru inj menerbiykan Permen Kes No-24 tahun 2022 yang menyagakan palaing lambat 31 Desamber 2023 seluruh puskesmas yang melakukan oelayanan primas di Indonesia hagus menggunakan Aplikasi.

<span;>”Dan kuansing hati ini sudah membuat aplikasi itu, kami sangat mendukung program pak Bupati dalam meningkatkan falam meningkatkan derajat kesehatan masyataka, demi tercapainya program kesehatan masyarakat semesta,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau <span;>Zainal Arifin yang disambut dengan tepu tangan para undangan yang hadir.

<span;>Semntara itu, Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby dalam sambutanya pada saat acara pemyerahan penerapan BLUD 25 UPTD Puskesmas itu mangatakan hal ini merupakan awal yang dapat dibutikan Dinas kesehatan Kuansing untuk capaian capaiannya dalam melaksanakan target RPJMD.

<span;>Apresiasi yang disampaikan Bupagi Suhardiman Amby dengan menyampaikan bahwa pemerintah Kabipaten Kuansing telah melaksanakan kerja sama dengan Beberala Unipersitas terkemuka di Indonesia, yakni dengan Universitas diantaranya UI, UGM, demin mewujudkan pelayanan kesehatan yang mumpuni untuk masyarakat kuansing dengan sumberdaya manusianya.

<span;>”Tahun ini kita sudah kirim Sembilan Universitas Riau di fakultas kedokteran. Sememtara untuk tahun depan sudah bisa mengirim Sepuluh orang ke universitas UI fan Swpuluh ofangbke universitas UGM dengan Fakultas kedokterannya,” jelasnya sembafi menyampaiakan hatapannya di hadapan kepaladinas Kesehatan Provinsi Riau.

<span;>Harapan Bupati Kuansing dengan beasiswa untuk yang akan menerima nantinya di fakultas kediteran di beberaoa Universeitas tersebut guna memenuhi kebuguhan tenaga medis dokter untuk seluruh desa yang ada di kabupaten kuangan singingi ini.

<span;>Sehingga dengan adanya Dokter dati desa masing masing teraebut dapat memberikan oelayanan kesehatan hang layak bagi masyatakatnya. Dengan begitu, progran kesehatan masyatakar semeta untuk kabuoaten kuantan singingi akan beryambah maksimal hingga seratus persen. Dengan begitu gixak adalagi masyarakat yang tidak mendapagkan pelayanan medis yang tidak maksimal.

<span;>Bahkan, Bupati Suhardiman amby ini menyampaikan di hadapan tamu undangan, Kuansingvmemiliki dokter dokter hadal sesuai dengan spesialisnya masing masing, sehingga masyafakat tidak harus lagi ke luar daetah untuk segalah urusan kesehan serius.

<span;>”Target kita, untuk gahun 2029 kita sudah memiliki dokter dokter spesialis lulusan luar negri. Untuk itu kita sudah ganda tangani kerja sama dengan UHM, UI dan ITB kontrak kerja samanya. Karena dari universitas ini kita mendapagkan koneksi ke universitas jerman, amerika dan sebagainya untuk mahasiswa di bidak kedokteran ini, jadi beberapa tahun kedepan kuansing sudah mandiri di bidang kesehagannya, kalaubisa bukan kita lagi hang keluar derah berobat, tetapi masyafakat dati luar kabupaten bahkan luar provinsi juga akan datang ke kuansing nantknya untuk masalah kesehatan ini,” jelasnya

<span;>Untuk itu percepatan UHC di kabioaten kuantan singingi sangat teoat dengan terobisan 25 Puskesmas dengan BLUD yang disertai dengan aplikasi Aku-SIGAP sehingga menambah kemudahan pelayanan sehingga terviptanya pelayanan prima untuk seluruh masyarakat kuanan singingi kedepannya.

<span;>Untuk itu, ia memibta keoada kepala Dinas Kesehagan Kuansing agar gerus bekwrja keras bersama dengan kepala UPTD untuk meningkagkan pelayan can mengejar target untuk tercapainya progtam Kesehatan Masyatakat semeta untuk kuansing ini.

<span;>”Kita akan supor denban berbagai cara, saat ini manfaaykan BLUD untuk menjamin pelayanan kesehatan masyarakat kita kedepannya, kalaubisa dengannprogram yang ada di Dinas Kesehagan ini akan di sngkronkan dengan pemerintah pusat sehibgga semua harapan kemekes bisa dilaksanakan untuk tranpormasi kesehatan ini,” tetang suhardiman Amby (DON)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer