Minggu, Februari 1, 2026
BerandaIndeksHukrimAneh!!! Pihak Panti Jompo Husnul Khotimah Pekanbaru Enggan Laporkan Kasus Lansia Gantung...

Aneh!!! Pihak Panti Jompo Husnul Khotimah Pekanbaru Enggan Laporkan Kasus Lansia Gantung Diri ke Polisi

Foto : Suasana Panti Jompo Husnul Khotimah Marpoyan Pekanbaru

 

Pekanbaru (Nadariau.com) – Akhirnya terkuak sudah, kabar tewasnya seorang lansia diduga gantung diri dikamarnya, di Wisma Cempaka, tepatnya di Panti Jompo Husnul Khotimah, Marpoyan Pekanbaru, Riau, pada tanggal 19 Desember 2021, lalu.

Korban diketahui bernama Lukman (60), tewasnya warga binaan tersebut terkesan ditutup-tutupi oleh pihak panti jompo. Sejatinya pasca kejadian delapan bulan lalu, hingga kini pihak panti jompo enggan melaporkan kematian korban ke pihak yang berwajib.

Sementara itu, belum diketahui penyebab pasti tewasnya penghuni panti jompo tersebut yang membuat korban nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dengan seutas kain dikamarnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Sosial Panti Jompo Husnul Khotimah, Marpoyan Pekanbaru, Nazaris. Dia mengatakan lansia tersebut ditemukan tewas didalam kamarnya Wisma Cempaka, dengan kondisi tergantung.

“Memang benar, ada seorang lansia namanya Lukman disini ditemukan sudah dalam kondisi tewas diduga menggantungkan diri dengan sebuah kain, karena ada bekas luka dilehernya,” kata Nazaris saat ditemui dikantornya beberapa waktu lalu.

Nazaris menjelaskan, peristiwa tewasnya korban diketahui terjadi pada tanggal 19 Desember 2021, lalu, sekitar pukul 17.00 Wib. Lansia itu ditemukan pertama kalinya oleh Tomi, perawat di panti.

Terkait tidak dilaporkannya peristiwa tewasnya lansia tersebut ke pihak yang berwajib, memang diakui Nazaris. Meski demikian, ia hanya melaporkan kejadian itu kepada pimpinannya, sesuai SOP-nya panti, yakni Dinas Sosial Provinsi Riau.

“Ya, kejadiannya pada tanggal 19 Desember 2021, lalu sekitar pukul 17.00 Wib. Ditemukan pertama kali oleh perawat panti. Namun kejadian ini telah kita laporkan kepada pimpinan, Dinas Sosial Provinsi Riau, sesuai SOP-nya didalam panti, tapi ke polisi tidak,” akui Nazaris.

Selain pimpinan, Nazaris mengatakan pihak masyarakat setempat, yakni RT dan RW telah mengetahui peristiwa tewasnya lansia tersebut. Karena, mereka juga bagian dari pekerja di panti.

Nazaris juga menambahkan, berdasarkan data yang diterima pihak panti, sebelumnya riwayat hidup korban ini adalah pasien yang masuk dalam kategori Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ.

“Korban ini daftar riwayatnya adalah OGDJ, yang sebelumnya pasien dari RSJ dan sempat dirujuk dan dititipkan di panti ini. Asal korban ini, bukan asli warga Pekanbaru, tapi Jawa dan keluarganya tidak ada disini, makanya cepat di makamkan jasadnya,” kata Nazaris.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer