Minggu, Maret 8, 2026
BerandaHeadlineTito : Strategi Pemda Tingkatkan Laju Vaksinasi, Belajar Pada Bali dan DKI

Tito : Strategi Pemda Tingkatkan Laju Vaksinasi, Belajar Pada Bali dan DKI

PEKANBARU (Nadariau)  – Guna meningkatkan laju Vaksinasi Covid 19, apalagi masyarakat Indonesia tengah dihadapkan pada varian Omicron. Untuk itu, kepala daerah di tuntut untuk melakukan berbagai terobosan dan inovasi kreatif.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito untuk mengingatkan kepala daerah untuk melakukan berbagai strategi dalam melawan memacu percepatan vaksinasi Covid 19.

“Perlu ada terobosan-terobosan kreatif dalam rangka mempercepat vaksinasi. Belajar dari pengalaman daerah-daerah lain yang sudah sukses,” ujar Mendagri dalam keterangan tertulisnya yang di laman resmi Kemendagri, Kamis (03/02/2022).

Dijelaskan Tito, terdapat sejumlah strategi yang diterapkan pemerintah daerah dalam meningkatkan laju vaksinasi diantaranya pemerintah daerah menerapkan pemberian vaksinasi berbasis pada administrasi pemerintahan, seperti yang dilakukan Pemerintah Bali melalui kampung dan DKI Jakarta lewat Rukun Warga (RW).

Strategi selanjutnya pemerintah daerah membangun pusat vaksinasi seperti di lapangan, mal, komunitas, dan sebagainya yang dapat diakses oleh masyarakat.

“Strategi berikutnya dengan pemberian vaksinasi dilakukan dengan berbasis mobile, yakni aktif mendatangi masyarakat. Cara ini biasanya diterapkan bagi daerah-daerah yang sukar dijangkau, atau masyarakatnya enggan ke tempat pusat vaksinasi.”katanya

Pemberian vaksinasi dilakukan dari rumah ke rumah dengan menargetkan masyarakat lanjut usia (lansia). Upaya proaktif ini penting karena mereka termasuk kelompok rentan terhadap ancaman COVID-19.

Di antara strategi itu, lanjut Mendagri, ada pula pemerintah daerah yang melakukan berbagai terobosan kreatif lainnya. Langkah itu, misalnya, dengan memberikan sembako, bantuan sosial, hingga menyediakan doorprize bagi masyarakat yang bersedia mengikuti vaksinasi. Ia pun mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan laju vaksinasi.

Perlu disyukuri, lanjut Tito, meski bukan negara produsen vaksin, kebutuhan vaksinasi di Indonesia relatif terpenuhi. Ia pun mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat dalam pengadaan vaksinasi tersebut.

“Pemerintah daerah perlu mendukung dengan mempercepat penyuntikan vaksin kepada masyarakat agar ketersediaan vaksin dapat dimanfaatkan,” imbuhnya.

Mendagri berharap, dengan berbagai upaya meningkatkan laju vaksinasi tersebut, pembentukan kekebalan tubuh di masyarakat akan semakin cepat terwujud. Dengan demikian, keberadaan varian Omicron pun dapat teratasi. Selain itu, ia juga meminta agar kepala daerah tetap mengampanyekan penerapan protokol kesehatan, terutama mengenakan masker kepada masyarakat.

“Pemerintah daerah juga perlu menyiapkan skenario terburuk apabila terjadi lonjakan kasus pandemi. Misalnya, dengan mempersiapkan fasilitas kesehatan, baik sarana dan prasarana, termasuk ketersediaan obat-obatan maupun tenaga kesehatan. Dengan begitu, penanganan terhadap lonjakan kasus tersebut dapat dipersiapkan dengan lebih baik,” tandasnya.

Editor : Apon

 

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer