Senin, Mei 11, 2026
BerandaHeadlineJipikor akan Laporkan Proyek Hutan Kota Rohil ke Kejati Riau

Jipikor akan Laporkan Proyek Hutan Kota Rohil ke Kejati Riau

Pekanbaru (Nadariau.com) – Jaringan Investigasi Pemberantasan Korupsi (Jipikor) akan melaporkan
proyek pembangunan hutan kota tahun 2020, di Bagan Siapiapi, Rohil ke Kejati Riau.

Menurut Direktur Eksekutif Jipikor Tri Yusteng Putra, proyek ini patut di pertanyakan, karena dilaksanakan disaat pandemi covid 19.

Yang mana saat itu seluruh kegiatan berimbas kepada keuangan negara dan daerah. Sehingga anggaran untuk pembangunan banyak yang di refocusing untuk penanganan covid 19.

Namun ironisnya refocosing ini tidak berlaku di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rokan Hilir. Faktanya, proyek pembangunan hutan kota ini tetap berjalan bahkan justru terjadi peningkatan angaran.

Yang di awal APBD murni 2020 sebesar Rp8,9 miliar, meningkat menjadi Rp17,4 miliar di APBD perubahan tahun 2020.

Maka hal ini patut dipertanyakan. Ada apa, kenapa anggaran pembangunan di masa pandemi justru meningkat? Apakah karena Pilkada ada di depan mata, sehingga anggarannya tidak di refocusing, justru malah ditingkatkan.

“Apakah ada kongkalikong antara pihak Pemda dengan pihak kontraktor, sehingga anggarannya meningkat di masa pendemi itu,” kata Yusteng, Rabu (2/2/2022).

Lanjut Yusteng dengan meningkatnya anggaran proyek pembangunan hutan kota, hampir 90 persen kuat dugaan telah terjadi mark up dikegiatan tersebut. Dan saat ini Jipikor sedang menunggu data yang kongkret terkait pembangunan proyek tersebut.

Karena diduga pembangunan tersebut tidak sesuai spek dan juga proyek itu dipecah pecah. Kemudian, yang menarik lagi proyek itu menggunakan tanah urug ilegal.

Saat ini, tim Jipikor sedang dilapangan untuk melengkapi data dan dokumentasi yang diperlukan sebagai bahan laporan. Rencana pekan depan akan dilakukan aksi demo di Kejati.

“Selain itu kita juga akan menghantarkan data permulaan ke Kejati, supaya kasus ini dapat diusut tuntas oleh pihak Kejati,” ujar Yusteng.

Saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp Kadis DLH Rokan Hilir Suwandi terkait proyek hutan kota tersebut belum ada jawaban, hingga berita ini dinaikan, meskipun pesan tersebut sudah ada tanda dibaca. (olo)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer