Pekanbaru (Nadariau.com) – Lama tak bersua, pihak PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) makan bersama dengan wartawan yang berposko di DPRD Provinsi Riau. Tempaknya dilaksanakan di Sulthan Resto jalan Ronggowarsito, Pekanbaru, Kamis (2/12/2021).
Pihak PHR diwakili oleh Spesialis Komunikasi PT Pertamina Hulu Rokan, Okta Heri Fandi didampingi Rinta dan Wahyu. Sementara pihak wartawan yang tergabung ke Forum Forum Wartawan Legislatif (FWL) diketuai oleh Fitra Dayun.
Pada kesempatan ini, Okta meminta dukungan wartawan pada program PHR dalam peningkatan kualitas perusahaan kedepan. Supaya bisa mendukung program energi nasional dengan baik.
Wartawan adalah salah satu pilar demokrasi yang harus dijadikan mitra kerja. Melalui wartawan, PHR bisa menyampaikan informasi dan mendapatkan informasi terbaru untuk kemajuan perusahaan.
“Kami adalah eks dari PT Chevron dan sekarang berganti baju ke Pertamina. Jabatannya tetap sama di bagian humas. Selain itu, selama ini kita tidak bisa melakukan kegiatan karena wabah Covid-19. Namun sekarang silaturahmi kembali kita jalin bersama wartawan,” kata Okta.
Selain itu, PHR sekarang sudah 100 hari kerja, pasca kontrak kerja dengan Chevron berakhir Agustus 2021. Alhasil hingga sekarang, program yang dijalankan PHR tidak ada kendala dan malah lebih meningkat dari sebelumnya.
PHR adalah pertamina bagian hulu, yang mengelola Sumber Daya Alam (SDA) dari sumur minyak. PHR adalah nama anak perusahaan Pertamina untuk wilayah Sumatera.
Sementara Pertamina di Kota Dumai, yaitu Pertamina bagian hilir. Pertamina dumai adalah bagian produksi dan pemasaran hingga ke masyarakat.
“Jadi PHR adalah perusahaan Pertamina juga. Jadi setiap daerah itu, ada nama-nama yang sudah ditetapkan dan termasuk untuk wilayah kerja juga memiliki nama yang berbeda,” jelas Okta.
Ketau FWL DPRD Riau, Fitrah Dayun menyambut baik program PHR bersilaturahmi dengan para wartawan, khususnya FWL DPRD Riau.
Wartawan sangat senang dirangkul untuk menjadi mitra kerja dengan pihak Pertamina. Dengan silaturahmi ini, akan memudahkan komunikasi dalam mendapatkan informasi terkait PHR.
Diharapkan silaturahmi ini bisa berkelanjutan. PHR jangan ragu untuk menyampaikan program yang bagus untuk masyarakat Riau. Dan wartawan akan siap mempublikasikan program tersebut.
“Meski demikian, wartawan tetap akan melakukan pengawasan dan kritikan terhadap PHR, sebab kiritikan itu penting untuk membangun. Sehingga bisa mendorong PHR untuk mendukung program energi nasional dengan hasil produksi 1 juta barel perhari pada 2030,” kata Fitra. (alin)


