Pekanbaru (Nadariau.com) – Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, Ade Candra, sangat prihatin atas musibah yang menimpa beberapa pencari kerja yang terjerat penipuan dari oknum Lowongan Kerja (Loker) BPJS Kesehatan, di Pekanbaru.
Supaya bisa diterima bekerja, oknum tersebut meminta sejumlah uang dengan alasan sebagai biaya registrasi, biaya transportasi, dan sebagainya. Karena pencari kerja terlalu berharap, maka mereka mau mengirimkan uang yang diminta kepada pelaku.
“Terlebih ini terjadi di wilayah kerja kami. Tentu saya turut prihatin atas yang menimpa para pencari kerja. Proses rekrutmen pegawai di BPJS Kesehatan berlangsung terpusat melalui website resmi di https://rekrutmen.bpjs-kesehatan.go.id/. Jadi tidak per daerah,” ungkapnya.
Lebih lanjut Ade menyampaikan, bahwa selain melalui website resmi tadi, informasi lowongan kerja BPJS Kesehatan juga akan dibagikan di berbagai platform resmi media sosial yang dimiliki BPJS Kesehatan, seperti Facebook Fan Page BPJSKesehatanRI, Instagram @bpjskesehatan_ri, hingga Twitter BPJSKesehatanRI.
“Dan ini tanpa biaya registrasi atau apapun itu namanya. Jadi, proses rekrutmen di BPJS Kesehatan itu terpusat dan gratis, tidak diakomodir masing-masing daerah,” jelas Ade.
Ade menghimbau kepada pencari kerja khususnya di Kota Pekanbaru dan sekitarnya, agar lebih bijak dalam proses rekrutmen pegawai di manapun juga. Sebab tak hanya di BPJS Kesehatan, oknum sejenis sudah merajalela bahkan di perusahaan atau instansi yang besar sekalipun.
“Untuk itu kami sarankan agar jika menemukan lowongan kerja atau penipuan lain yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan pelamar agar mengkroscheck dengan platform resmi yang sudah disampaikan diatas atau dapat juga melakukan konfirmasi melalui Kantor BPJS Kesehatan setempat. Mari bersama-sama waspada terhadap penipuan bermoduskan lowongan kerja,” tegas Ade. (alin)


