Kampar (Nadariau.com)- Terpilih sebagai Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden, Kima Hadi dan Altan Alhadat nakhodai Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (BEM STIE) Bangkinang periode 2021-2023, kini mereka berdua fokus dengan visi-misinya.
Tujuan utamanya yakni menjadikan Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) STIE Bangkinang sebagai wadah intelektual pergerakan dan Inisiator berkarya untuk Kabupaten Kampar Riau dan Indonesia
Kedua, menjadikan lembaga yang solutif terhadap berbagai persoalan di Kampar, Riau dan Indonesia
Selanjutnya, pihaknya merencakan akan membangun inovasi program kerja dan sistem advokasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi
Kima Hadi mengungkapkan, dirinya akan berperan sebagai kreator pencipta pembangun dan peningkatan sumber daya manusia yang kompetitif dan berdaya saing.
“Kita akan menjadi pilar sinergi dan kolaborasi civitas akademika serta elemen yang peduli terhadap persoalan rakyat, baik pendidikan, kesehatan dan sosial masyarakat,” kata Kima Hadi, kepada Nadariau.com, Jum’at 2 Maret 2021.
Menurutnya mahasiswa harus berperan aktif di internal dan eksternal kampus, di kampus kita akan advokasi persoalan-persoalan yang tidak pro mahasiswa yang mendeskriminasi mahasiswa.
“Di eksternal juga demikian, kita akan mengadvokasi persoalan rakyat,” ujarnya.
Pihaknya terpilih melalui Kongres Mahasiswa di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bangkinang.
Pemilihan ini di ikuti oleh 23 perwakilan masing-masing kelas yang terdiri dari Jurusan Akuntansi dan Manajemen. Setiap perwakilan kelas di wakili dua orang karena kondisi pandemi covid-19.
Sementara itu, Wakil Ketua BEM STIE Bangkinang terpilih, Altan Alhadat menyebutkan, akan tetap konsisten menjadi lokomotif pergerakan dalam merespon isu-isu yang berkembang, baik di daerah maupun nasional yang tidak berpihak kepada rakyat.
“Kita akan tanggap dan peka terhadap lingkungan, baik isu lokal maupun nasional,” tutupnya. (Dika/DW)


