Pelalawan (Nadariau.com) – Masyarakat Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau mendesak Bupati Pelalawan agar segera menetapkan lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) di HGU PT Inti Indosawit Subur seluas lebih kurang 4 Ha.
Koordinator I LPM dan Forum RT/RW dan Kaling se-Kecamatan Pangkalan Kerinci, Erik Suhenra SIKom mengatakan LPM dan Forum RT, RW dan Kaling sudah melakukan rapat dengan menyatakan sikap mendesak Bupati Pelalawan untuk secepatnya menuntaskan permasalahan TPU di Kecamatan Pangkalan Kerinci.
“Maka dari itu kami meminta Bupati Pelalawan memfasiltasi untuk melakukan pertemuan pada hari senin tanggal 8 Febuari tahun 2021 di Kantor Bupati Pelalawan, Komplek Bakti Praja Pangkalan Kerinci,” kata Erik, Kamis (4/2/2021).
Dalam pernyataan sikapnya menyatakan, mendesak Bupati Pelalawan untuk menuntaskan masalah Tempat Pemakaman Umum di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Karena melihat kondisi lahan TPU di Pangkalan Kerinci sudah sangat Sempit.
Hal ini sesuai dengan arahan keputusan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kepala BPN Kabupaten Pelalawan DPRD, Dinas Sosial dan DPMPTSP pada tanggal 16 November 2020 lalu menetapkan lokasi TPU Kecamatan Pangkalan Kerinci di HGU PT Inti Indosawit Subur seluas lebih kurang 4 Ha.
Kemudian Bupati Pelalawan harus secepatnya mengambil kebijakan untuk merealisasikan TPU Kecamatan Pangkalan Kerinci dan menindak lanjut permohonan pelepasan lahan TPU di lahan HGU PT Inti Indosawit Subur.
Apabila tidak ada tindak lanjut serta keputusan realisasi TPU Kecamatan Pangkalan Kerinci, maka LPM dan Forum RT,RW dan Kaling se-Kecamatan Pangkalan Kerinci akan menyampaikan aspirasi dengan melaksanakan aksi damai besar-besaran.
“Sudah berbulan-bulan gerakan untuk pembebasan lahan HGU PT Inti Indosawit Subur guna menjadi lahan TPU di lakukan akan tetapi sampai sekarang belum ada progres untuk merealisasikan pembebasan lahan TPU tersebut,” tambah Koordinator II LPM dan Forum RT, RW dan Kaling se-Kecamatan Pangkalan Kerinci, Agusman.
Sementara itu, Ketua Forum RT, RW dan Kaling se-Kecamatan Pangkalan Kerinci Asirudin juga mengaku kesal bahwa keadaan lahan TPU kian menipis dan hanya menyisakan untuk beberapa liang lahat saja.
“Sudah menipis lahannya, kemungkin hanya untuk beberapa liang lahat saja, takutnya tidak cukup untuk tahun ini,” pungkasnya. (liaz)


