Rabu, Maret 11, 2026
BerandaHeadlineBNNK Kuansing Peringati Hari Anti Narkotika Internasional Secara Virtual

BNNK Kuansing Peringati Hari Anti Narkotika Internasional Secara Virtual

Kuansing (Nadariau.com) – Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2020 Dilaksanakan di Desa Teratak Rendah Kecamatan Logas Tanah Darat, Jum’at (26/6/2020).

Berbeda Dengan Tahun-tahun sebelumnya Peringatan HANI tahun ini dilaksanakan secara Virtual yang terhubung dengan BNN Republik Indonesia dan dibuka langsung oleh Wakil Presiden Indonesia Maaruf Amin di Jakarta.

Perang melawan narkotika tentu tidak bisa ditumpukan kepada pihak tertentu saja, kepolisian misalnya. Ikut campur intansi lain sangat diperlukan, juga kesadaran dari masyarakat dituntut dalam pemberantasan nya.

Dalam hal ini, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuansing dengan program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) telah mendidik sebanyak tiga desa.

Diantaranya ialah Desa Teratak Rendah Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Desa Seberang Taluk Kecamatan Kuantan Tengah dan Desa Sangau Kecamatan Kuantan Mudik.

Kepala BNNK Kuansing Wim Jefrizal menyebut terjadinya penurunan terhadap angka prevalensi nya sejak terbentuknya program tersebut.

“Walaupun tidak terbilang tinggi, namun bisa dikatakan marak. Dan dengan adanya program ini (Desa Bersinar, red) angka prevalensi menjadi turun,” kata Wim usai mengikuti peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2020 di Desa Teratak Rendah.

Program ini, sebut Wim, merupakan strategi BNN dalam memberantas perederan gelap dan menekan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di tingkat desa.

“Setidaknya, dengan apa yang kita programkan dapat menimbulkan rasa kesadaran masyarakat akan bahayanya dampak dari Narkotika itu sendiri,” sambungnya.

Pada tahun 2019 saja, BNNK Kuansing menerima klien rehabilitasi sebanyak 30 orang, dan itu melebihi target yang dicanangkannya.

“Tahun 2019, apa yang kita capai melebihi target. Dan untuk tahun ini, kita menerima lebih kurang 16 orang yang direhabilitasi. Dan bukti dari keberhasilan program,” tukasnya.

Bersempena HANI 2020, Wim berharap masyarakat Kuansing menyadari berbahaya nya barang haram tersebut. Dirinya pun mengajak masyarakat untuk terbuka memberikan informasi jika ada kecurigaan akan adanya transaksi gelap narkotika.

“Kesadaran masyarakat kita harap lebih lagi, bersama kita berantas peredaran nya,” tutup Wim.

Sejalan dengan itu Ketua Forum Kepala Desa Kabupaten Kuantan Singingi Solehudin mengatakan akan menggerakkan seluruh desa di Kabupaten Kuantan Singingi untuk membentuk Relawan dan penggiat anti narkoba.

“Relawan ini mulai dari tingkat desa untuk mewujudkan desa di Kuansing bersih dari Narkoba. Kita juga akan mendorong kawan-kawan kepala desa untuk membentuk program desa bersinar ini secara mandiri. (AK)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer