Pekanbaru (Nadariau.com) – Polsek Senapelan terus memperketat pemantauan ketersediaan dan harga kebutuhan pokok di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan barang, hambatan distribusi hingga lonjakan harga yang berpotensi membebani masyarakat.
Pemantauan dilakukan pada Senin (12/10/2026) dengan menyasar sejumlah toko sembako di Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, di antaranya Toko Sembako Alifa Risky di Jalan Kulim dan Toko Indomared di Jalan Riau.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Aristam S bersama Bripka Herman. Keduanya turun langsung mengecek ketersediaan berbagai komoditas penting, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur, tepung hingga kebutuhan pokok lainnya.
Tak hanya memeriksa stok barang, personel kepolisian juga berdialog dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi pasokan dari distributor, kelancaran distribusi serta perkembangan harga di tingkat pengecer.
Dari hasil pemantauan, ketersediaan sembako di kedua toko tersebut masih dalam kondisi aman. Sementara itu, harga sejumlah kebutuhan pokok terpantau relatif stabil dan belum ditemukan kenaikan signifikan.
Kapolsek Senapelan mengatakan, monitoring dilakukan secara rutin sebagai langkah deteksi dini guna memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan tidak terjadi gejolak harga yang tidak wajar.
“Melalui pemantauan langsung ini, kami ingin memastikan stok bahan pokok tetap aman dan harga tetap stabil, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan baik. Kehadiran Polri di lapangan juga untuk memastikan distribusi sembako berjalan lancar,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Karena itu, polisi tidak hanya memantau kondisi barang di pasaran, tetapi juga mencermati potensi hambatan dalam rantai distribusi dari distributor hingga pedagang pengecer.
Apabila ditemukan indikasi kelangkaan, gangguan pasokan maupun kenaikan harga yang tidak wajar, Polsek Senapelan akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan langkah penanganan sesuai kewenangan.
“Kami akan terus melakukan pemantauan. Jika ditemukan indikasi kelangkaan, gangguan distribusi maupun kenaikan harga yang tidak wajar, kami akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengambil langkah penanganan,” tegasnya.
Kapolsek juga mengimbau para pedagang agar turut menjaga kelancaran distribusi dan menjalankan aktivitas perdagangan secara wajar, sehingga tidak merugikan masyarakat sebagai konsumen.
Melalui monitoring yang dilakukan secara berkala di sejumlah titik, Polsek Senapelan berharap potensi gangguan pasokan dan gejolak harga dapat diketahui sejak dini. Dengan demikian, ketersediaan kebutuhan pokok tetap terjaga dan masyarakat dapat berbelanja dengan harga yang wajar.(sony)


