Sabtu, Oktober 10, 2026
BerandaHeadlinePesan Haru Komjen Herry Jelang Tinggalkan Riau, Berikan Keadilan untuk Gajah dan...

Pesan Haru Komjen Herry Jelang Tinggalkan Riau, Berikan Keadilan untuk Gajah dan Alam Semesta

Pekanbaru (Nadariau.com) – Menjelang mengakhiri tugasnya di Provinsi Riau, Kabaharkam Polri Komjen Herry Heryawan menitipkan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan keberlangsungan hidup gajah Sumatra yang menjadi salah satu ikon kebanggaan Bumi Lancang Kuning.

Pesan tersebut disampaikan Herry Heryawan saat mengunjungi Camp Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau, Jumat (9/10/2026). Dalam kunjungan itu, ia didampingi Bupati Pelalawan Zukri Misran dan Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari.

Kunjungan tersebut menjadi momen penuh makna bagi mantan Kapolda Riau itu. Di tengah kawasan konservasi, Herry menyempatkan diri melihat langsung gajah-gajah yang berada di Camp Flying Squad, di antaranya induk gajah Mama Ria dan Mama Lisa, serta anak gajah Nona Serroja dan Ganesha yang belum lama ini lahir.

Bagi Herry, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda kerja, melainkan bentuk komitmen untuk memastikan upaya pelestarian lingkungan dan satwa liar terus berlanjut, meskipun dirinya akan meninggalkan Riau dalam beberapa hari ke depan.

“Kami terus datang berkali-kali di sini untuk membawa kesan dan pesan-pesan yang baik, terutama memberikan harapan bagi kelestarian dan keberlanjutan makhluk hidup, terutama gajah-gajah yang ada di sini,” kata Komjen Herry Heryawan.

Ia menegaskan, kepedulian terhadap alam tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Upaya menjaga ekosistem harus menjadi tanggung jawab bersama yang dilaksanakan secara konsisten oleh aparat kepolisian, pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Menjelang kepindahannya dari Riau, Herry juga menitipkan amanah agar berbagai upaya pelestarian yang telah dibangun selama ini tetap dirawat dan dilanjutkan.

“Saya ingin menitip pesan bahwa kebaikan yang diberikan kepada alam, ekosistem, dan makhluk hidup di sini perlu kita lestarikan. Kesan dan pesan penting ini harus terus dilanjutkan di kemudian hari,” tegasnya.

Suasana emosional turut terasa ketika Herry menyampaikan salam perpisahan kepada gajah-gajah yang selama ini menjadi bagian dari upaya konservasi di kawasan tersebut.

“Selamat jalan Mama Ria, Mama Lisa, Seroja, dan Ganesha. Mudah-mudahan kita bisa bertemu lagi di lain kesempatan,” tuturnya.

Tak hanya kepada satwa, Herry juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pawang gajah atau mahout, masyarakat lokal, serta jajaran kepolisian, khususnya Kapolres Pelalawan, yang telah mendukung program pelestarian lingkungan dan satwa liar.

Menurutnya, keberadaan gajah Sumatra bukan hanya bagian dari kekayaan keanekaragaman hayati, tetapi juga simbol kebanggaan masyarakat Riau yang harus dijaga bersama.

Ia pun mengingatkan bahwa makna keadilan tidak semestinya hanya dimaknai dalam hubungan antarmanusia, tetapi juga mencakup tanggung jawab moral terhadap alam dan seluruh makhluk hidup.

“Berikan keadilan bukan hanya kepada sesama manusia, tetapi juga kepada alam semesta, lingkungan, serta gajah-gajah yang merupakan ikon kebanggaan Riau yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

Komitmen terhadap pelestarian gajah Sumatra tersebut juga akan dilanjutkan melalui rencana kunjungan Herry ke area penangkaran (breeding area) di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas.

Kunjungan itu direncanakan untuk melihat upaya pengelolaan dan keberlanjutan program konservasi, termasuk perlindungan habitat serta populasi gajah di Riau.

Pesan yang ditinggalkan Herry menjadi pengingat bahwa menjaga alam bukan hanya tentang melindungi hutan, melainkan juga memastikan satwa liar dapat hidup dan berkembang di habitat yang terjaga.

Di tengah berbagai tantangan konservasi, kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pengelola kawasan, pawang gajah, dan masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan kelestarian gajah Sumatra tetap terjaga bagi generasi mendatang.

Bagi Riau, menjaga gajah berarti menjaga warisan alam yang tak ternilai. Dan bagi Herry Heryawan, pesan itu menjadi salah satu amanah yang ingin terus hidup meski dirinya tak lagi bertugas di Bumi Lancang Kuning.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer