Selasa, September 1, 2026
BerandaKepriBPJS Ketenagakerjaan Dorong Peserta Vokasi Jadi Tenaga Kompeten dan Terlindungi

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Peserta Vokasi Jadi Tenaga Kompeten dan Terlindungi

TANJUNGPINANG, Nadariau.com – BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada calon tenaga kerja melalui kegiatan Pembukaan dan Penutupan Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 yang berlangsung pada 26 Agustus 2026.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 64 peserta tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Bobby Jayanto, serta Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Riau, Jhon Andariasta Barus.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang, Iwan Kurniawan, mengatakan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan hal penting yang harus dipahami oleh peserta pelatihan vokasi sebelum memasuki dunia kerja.

Menurutnya, para peserta vokasi tidak hanya dibekali dengan keterampilan dan kompetensi kerja, tetapi juga pemahaman mengenai pentingnya perlindungan terhadap risiko-risiko kerja yang dapat terjadi kapan saja.

“Melalui program BPJS Ketenagakerjaan, para peserta mendapatkan edukasi mengenai manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan dasar bagi pekerja. Harapannya, ketika mereka memasuki dunia kerja nantinya, mereka sudah memahami pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Iwan Kurniawan.

Ia menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan bagi pekerja melalui berbagai program, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), hingga Jaminan Pensiun (JP).

Selain meningkatkan kompetensi peserta, kegiatan Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 juga menjadi sarana untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi generasi muda yang akan memasuki dunia kerja.

BPJS Ketenagakerjaan berharap para peserta dapat menjadi tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan terlindungi, sehingga mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Melalui sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan dan pelatihan, serta BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan tercipta sumber daya manusia yang unggul dan memiliki jaminan perlindungan kerja yang memadai di masa depan. (RUDI)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer