Kampar (Nadariau.com) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Abdurrab Kelompok 14 bersama mahasiswa Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), melaksanakan aksi sosial berupa pembagian ratusan masker gratis kepada masyarakat Desa Sungai Pinang, Kabupaten Kampar, pada 25 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang berdampak pada kualitas udara.
Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan dan kondisi masyarakat setempat.
Aksi pembagian masker merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan melalui kolaborasi KKN Universitas Abdurrab Kelompok 14 dan UTHM Malaysia.
Sebanyak ratusan masker dibagikan secara langsung kepada masyarakat sebagai upaya membantu mengurangi paparan asap dan partikel udara yang dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan.
Selain membagikan masker, mahasiswa juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menggunakan masker dengan benar, terutama saat melakukan aktivitas di luar rumah, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat.
Mahasiswa KKN Universitas Abdurrab Kelompok 14 menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat Desa Sungai Pinang. Pembagian masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat kami lakukan untuk membantu masyarakat melindungi diri dari paparan asap. Kami juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kondisi udara kurang baik,” ujar perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 14.
Masyarakat Desa Sungai Pinang menyambut baik kegiatan pembagian masker tersebut. Antusiasme terlihat ketika mahasiswa membagikan masker secara langsung kepada warga. Masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga menyimak imbauan yang diberikan mengenai perlindungan diri selama kabut asap berlangsung.
Bagi masyarakat, kegiatan tersebut dinilai bermanfaat karena dilakukan secara langsung di tengah kondisi lingkungan yang sedang dihadapi oleh warga.
Salah seorang masyarakat Desa Sungai Pinang menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilakukan mahasiswa.
“Kami sangat berterima kasih karena mahasiswa sudah peduli dengan kondisi masyarakat. Masker yang dibagikan tentu sangat membantu, apalagi saat asap sedang terasa. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan mahasiswa tetap memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara menjaga kesehatan,” ungkapnya.
Kegiatan aksi peduli kabut asap ini menjadi salah satu wujud nyata semangat pengabdian, kepedulian, dan kolaborasi antara mahasiswa KKN Universitas Abdurrab Kelompok 14 dan UTHM Malaysia dengan masyarakat Desa Sungai Pinang.
Melalui pembagian ratusan masker dan edukasi yang diberikan, mahasiswa berharap masyarakat dapat lebih waspada serta menerapkan langkah perlindungan diri selama kondisi kabut asap berlangsung.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga dapat memberikan respons terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung. (dw)


