Jumat, Agustus 7, 2026
BerandaHeadlineEkspedisi Merah Putih Presisi Sentuh Pulau Terluar, Nelayan Rupat Terima Mesin Ketinting...

Ekspedisi Merah Putih Presisi Sentuh Pulau Terluar, Nelayan Rupat Terima Mesin Ketinting dan Bansos

Bengkalis (Nadariau.com) – Semangat kemerdekaan tidak hanya dikibarkan di pusat-pusat kota. Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi, Polda Riau memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat pesisir dan pulau terluar dengan membawa bantuan sosial, pelayanan kesehatan, dukungan ekonomi, hingga aksi pelestarian lingkungan di Pantai Makeruh, Desa Makeruh, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Kamis (06/08/2026).

Kegiatan yang dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Pol. Hengki Haryadi itu disambut antusias masyarakat. Dalam ekspedisi tersebut, Polda Riau menyerahkan 10 unit mesin ketinting kepada para nelayan, 100 paket bantuan sosial, 500 bendera Merah Putih, perlengkapan olahraga, serta satu unit sepeda motor untuk mendukung mobilitas Bhabinkamtibmas Polsek Rupat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Semangat kemerdekaan tidak boleh hanya terasa di pusat kota. Merah Putih harus hadir sampai ke pesisir dan pulau terluar. Lebih dari itu, masyarakat di tepian negeri harus benar-benar merasakan kehadiran negara,” kata Brigjen Hengki.

Ia menegaskan, setiap bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Mesin ketinting, misalnya, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas para nelayan yang menggantungkan penghidupan dari hasil laut.

“Kami ingin datang tidak sekadar membawa simbol, tetapi juga manfaat. Merah Putih yang kita bawa harus berjalan bersama kerja nyata yang bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

Selain menyerahkan bantuan, Ekspedisi Merah Putih Presisi juga menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi sedikitnya 50 warga. Bersama Bupati Bengkalis, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, unsur Forkopimda, dan masyarakat, Wakapolda Riau turut melakukan penanaman 1.000 batang mangrove sebagai implementasi program Green Policing.

Menurut Hengki, menjaga kedaulatan negeri tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dengan menjaga kelestarian lingkungan yang menjadi sumber kehidupan warga pesisir.

“Penanaman mangrove ini diharapkan mampu mengurangi abrasi sekaligus menjaga ekosistem pesisir Pulau Rupat agar tetap lestari bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, Ekspedisi Merah Putih Presisi menjadi momentum untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus mendengar secara langsung berbagai kebutuhan warga di wilayah pesisir.

“Manfaatnya kami harapkan tidak berhenti hari ini. Mesin ketinting membantu nelayan bekerja, bantuan sosial menyentuh kebutuhan warga, sementara sepeda motor Bhabinkamtibmas akan memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” kata Fahrian.

Ia menambahkan, semangat ekspedisi akan terus dilanjutkan melalui pelayanan kepolisian sehari-hari, khususnya oleh Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri yang selalu hadir di tengah masyarakat.

“Ekspedisinya memiliki rangkaian waktu, tetapi kehadiran Polri tidak boleh berhenti setelah kegiatan selesai. Komunikasi, pelayanan, dan kemitraan dengan masyarakat harus terus kita jaga,” tegasnya.

Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan rangkaian kegiatan Polda Riau dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menyasar wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar.

Selain menumbuhkan semangat nasionalisme melalui pembagian bendera Merah Putih, ekspedisi ini juga menghadirkan pelayanan sosial, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta aksi pelestarian lingkungan melalui program Green Policing.

Rangkaian ekspedisi dilaksanakan di sejumlah wilayah strategis, di antaranya Panipahan di Kabupaten Rokan Hilir, Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis, Pulau Rangsang di Kabupaten Kepulauan Meranti, hingga Concong di Kabupaten Indragiri Hilir.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Riau ingin memastikan Merah Putih tidak hanya berkibar di pusat pemerintahan, tetapi juga hadir hingga ke tepian negeri sebagai simbol nyata kehadiran negara yang membawa pelayanan, kepedulian, dan harapan bagi masyarakat.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer