Pekanbaru (Nadariau.com) – Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai acara pelepasan purnabakti Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Maizar, yang digelar di Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan sarat nuansa kekeluargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi serta pengabdian panjang Maizar dalam memimpin jajaran Pemasyarakatan di Provinsi Riau.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, turut hadir bersama para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Riau, pejabat struktural Kanwil Ditjenpas Riau, Dharma Wanita Persatuan, PIPAS Daerah Riau, serta tamu undangan lainnya.
Prosesi pelepasan diawali dengan penyambutan Maizar beserta istri melalui tradisi adat Melayu berupa pemasangan tanjak dan penyerahan buket bunga. Kehadiran tarian persembahan yang dibawakan Warga Binaan Pemasyarakatan menambah kekhidmatan suasana.
Momen emosional semakin terasa saat diputar video perjalanan pengabdian Maizar selama bertugas. Tayangan tersebut mengingatkan kembali berbagai capaian, dedikasi, dan kontribusi yang telah diberikan bagi kemajuan Pemasyarakatan di Bumi Lancang Kuning.
Dalam sambutannya, Maizar menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh keluarga besar Pemasyarakatan Riau yang selama ini telah mendukung pelaksanaan tugas dan pengabdiannya.
“Riau bukan hanya tempat bekerja. Riau telah menjadi rumah yang mengajarkan tentang arti kebersamaan, loyalitas, ketulusan, dan pengabdian,” ungkap Maizar dengan penuh haru.
Sementara itu, Plh. Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, memberikan apresiasi tinggi atas kepemimpinan dan pengabdian Maizar. Menurutnya, berbagai inovasi, capaian, serta perubahan positif yang ditorehkan selama menjabat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Beliau telah memberikan teladan dalam kepemimpinan, integritas, dan pengabdian. Apa yang telah dibangun selama ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melanjutkan semangat perubahan dan pelayanan yang lebih baik,” ujar Yusup.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian cenderamata, penyerahan Taspen, pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun, serta ramah tamah bersama seluruh tamu undangan.
Sebagai puncak acara, dilaksanakan prosesi Pedang Pora yang mengantarkan Maizar dan istri meninggalkan lokasi kegiatan. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan terakhir atas perjalanan pengabdian dan dedikasi yang telah beliau persembahkan bagi Pemasyarakatan Indonesia, khususnya di Provinsi Riau.
Melalui kehadirannya dalam kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus menjaga sinergi, soliditas, dan semangat pengabdian yang telah diwariskan, sekaligus memberikan penghormatan kepada sosok pemimpin yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Pemasyarakatan di Riau.(sony)


