Rokan Hilir ( Nadariau Com ) – Tudingan terhadap KPLP Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi disalah satu media online terkait pencitraan lewat zero hanilar ( Handphone, Pungli, dan Narkoba) di bantah langsung pada kamis 14 Mei 2026.
Sigit menegaskan bahwa pihaknya memang berkomitmen dan harga mati terhadap Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) lantaran jumlah warga binaan bukan sedikit, bahkan penghuni Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi terpadat se Indonesia.
Selain itu Sigit juga menilai tuduhan soal pencitraan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba), saat razia gabungan hanya mendapatkan minyak wangi, pisau, obeng, sendok hingga botol susu belita, TNI dan Polri diperalat oleh pihak lapas, semuanya itu adalah isu menyesatkan.
” Isu ini hanya menduga-duga tapi kenyataannya tidak seperti itu karena kami tetap melakukan pengawasan dan ke disiplinan kepada warga binaan,” Kelasnya.
Di sisi lainnya lanjut Kepala pengamanan Lapas ( KPLP ) kelas IIA Bagansiapiapi, Sigit Purnomo tentang pemblokiran nomor handphone wartawan tidak benar.
” Sebenarnya tidak kita blokir tetapi saat ini kami lagi fokus kesibukan persiapan perpindahan kantor di ujung Tanjung,” Pungkasnya.


