Pekanbaru (Nadariau.com) – Bulan Ramadhan merupakan momentum istimewa yang penuh kemuliaan dan keberkahan. Dalam rangka memaksimalkan momentum bulan suci tersebut, Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar berbagai kegiatan bertajuk Semarak Ramadhan 1447 Hijriyah sebagai upaya penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperbaiki diri, serta menumbuhkan nilai keikhlasan, kedisiplinan dan kepedulian sosial.
Program Ramadhan ini disampaikan Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Umri, Prof Dr H M Nazir, MA., didampingi Wakil Rektor III Umri, Prof Dr Jufrizal Syahri, MSi., di hadapan Media Center Umri, Kamis (12/2/2026), di Ruang Rapat Pimpinan Kampus Utama Umri, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.
Dalam keterangannya, Prof M Nazir menegaskan bahwa rangkaian program Ramadhan Ceria 1447 H. merupakan bentuk komitmen institusi dalam menginternalisasikan nilai-nilai Islam Kemuhammadiyahan di lingkungan kampus.
“Momentum Ramadhan ini diharapkan dapat mendorong seluruh sivitas akademika untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui berbagai kegiatan keagamaan, sekaligus menumbuhkan empati, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Umri, Prof Jufrizal Syahri, menambahkan bahwa Ramadhan di Umri bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan spiritual yang berdampak nyata.
Berbagai kegiatan telah disiapkan, mulai dari penguatan AIK melalui kajian tematik, tahsin dan tadarus Al-Qur’an, hingga program santunan bagi fakir miskin dan kaum dhuafa sebagai wujud kepedulian sosial.
“UMRI berupaya tidak hanya mensyiarkan Ramadhan, tetapi juga mengisinya dengan kegiatan-kegiatan positif sebagai bentuk internalisasi ajaran Islam Kemuhammadiyahan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Adapun rangkaian kegiatan dalam program Ramadhan Ceria 1447 H. antara lain Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) Mahasiswa Tingkat Internasional, Tarhib Ramadhan, shalat tarawih berjamaah, tahsin dan tadarus Qur’an, Lomba Kreativitas AIK antar Unit Kerja, serta Tasmi’ Akbar Mahasiswa Tahfidz dilingkungan Umri.
Puncak kegiatan akan digelar pada Jumat (13/3/2026) dalam bentuk Tabligh Akbar yang menghadirkan tokoh nasional sebagai narasumber. Pada kesempatan tersebut juga akan dilakukan penyerahan santunan kepada 1.500 dhuafa/fakir miskin, buka puasa bersama, serta pengumuman mahasiswa penerima hadiah utama berupa ibadah umrah dari ajang MHQ Mahasiswa Tingkat Internasional.
“Melalui rangkaian kegiatan ini, kami berharap Ramadhan tahun ini membawa keberkahan bagi UMRI dan semakin meningkatkan keimanan serta ketakwaan seluruh sivitas akademika maupun masyarakat,” tutup Wakil Rektor III Umri.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Riau, Dr H Imron Rosyadi, ST MH., didampingi Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PW Muhammadiyah Riau, Dr Agustiar, MAg., menyampaikan bahwa Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan 1447 H. jatuh pada Rabu (18/2/2026).
Penetapan tersebut berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah Nomor: 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah.
“Berdasarkan keputusan PP Muhammadiyah, 1 Ramadhan 1447 H. ditetapkan pada Rabu, 18 Februari 2026 M., sedangkan 1 Syawal 1447 H. atau Idulfitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 M.” ungkapnya.
Ia juga mengimbau seluruh warga Persyarikatan Muhammadiyah untuk mengikuti keputusan tersebut. Namun, apabila terdapat perbedaan penetapan awal Ramadhan dengan pemerintah, masyarakat diharapkan tetap saling menghormati.
“Harapan kami tidak ada perbedaan dalam penentuan awal Ramadhan tahun ini. Namun jika terdapat perbedaan, kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga sikap saling menghormati,” tutupnya.
Melalui Semarak Ramadhan 1447 H., Umri kembali menegaskan posisinya sebagai kampus Islami yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga konsisten membangun peradaban melalui penguatan spiritual, kepedulian sosial, dan dakwah pencerahan. (alin)


