Rabu, Februari 11, 2026
BerandaAdvertorialHanya Selangkah dari Arena Pacu Jalur, Rakit Ponton PETI Bebas Sedot Aliran...

Hanya Selangkah dari Arena Pacu Jalur, Rakit Ponton PETI Bebas Sedot Aliran Sungai Kuantan.

KUANTAN SINGINGI (NadaRiau.com)– Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kuantan Tengah, tepatnya di hilir jembatan penyeberangan antara Desa Sawa dan Desa Seberang Taluk, kembali menggeliat pada Rabu (11/02/2026). Ironisnya, lokasi penambangan ini berada sangat dekat dengan hilir arena Tepian Narosa, lokasi ikonik perhelatan Event Nasional Pacu Jalur.

Siasat Operasi Malam Hari Berdasarkan laporan masyarakat, para pelaku diduga sengaja beroperasi pada malam hari untuk menghindari pantauan petugas. Aktivitas dimulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 05.00 subuh, memanfaatkan kondisi jembatan yang sepi dari lalu lalang pengendara.

“Suara bising mesin pontonnya sangat nyaring, Bang. Karena lokasinya dekat jembatan dan suasana malam sunyi, suaranya terdengar sangat jelas. Coba saja cek ke sana,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Temuan di Lapangan Menindaklanjuti keresahan warga, awak media melakukan penelusuran di sepanjang pinggiran Sungai Kuantan, wilayah hilir Desa Sawa. Hasilnya, ditemukan dua unit rakit ponton yang tengah beroperasi di tengah aliran sungai. Kedua rakit tersebut menggunakan mesin dompeng dengan “keong 12” sebagai alat penyedot material yang diduga mengandung emas.

Respon Kepolisian Menanggapi kembalinya aktivitas ilegal tersebut, Kapolsek Kuantan Tengah, AKP Linter Sihaloho, S.H., M.H., menyatakan bahwa pihaknya sebelumnya telah memberikan teguran keras. Namun, para penambang tampaknya membandel dan kembali beroperasi.

“Nanti malam akan kami cek kembali bersama anggota. Sebelumnya sudah pernah kami tegur, dan malam ini kami akan turun lagi ke lokasi untuk memastikan kondisinya,” tegas AKP Linter saat dikonfirmasi.(DON)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer