Sabtu, Maret 7, 2026
BerandaHeadlineOps Keselamatan LK 2026, Polda Riau Dorong Perusahaan Angkutan Patuhi Aturan

Ops Keselamatan LK 2026, Polda Riau Dorong Perusahaan Angkutan Patuhi Aturan

Pekanbaru (Nadariau.com) – Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 melaksanakan kegiatan kunjungan dan pengecekan terhadap sejumlah perusahaan angkutan umum dan angkutan barang di Kota Pekanbaru, Selasa (03/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga 12.00 WIB tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perusahaan angkutan terhadap aturan keselamatan berlalu lintas, sekaligus memastikan kelaikan kendaraan yang digunakan selama operasional.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan sosialisasi dan himbauan keselamatan berlalu lintas di PT. TAM Wisata yang berlokasi di Jalan S.M. Amin. Pada kesempatan itu, dilakukan pengecekan terhadap 50 unit angkutan umum dan 100 unit angkutan barang (kargo).

Selain pengecekan kendaraan, pihak perusahaan juga diberikan pemahaman terkait pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.

Selanjutnya, Satgas Preemtif mengunjungi PT Rahmat Jaya Transportasi, perusahaan travel dengan rute tujuan Padang Lawas, Sumatra Utara. Perusahaan tersebut diketahui memiliki lima unit kendaraan jenis Innova, dengan rincian satu unit menggunakan pelat nomor kuning dan empat unit masih menggunakan pelat hitam.

Petugas memberikan himbauan agar seluruh kendaraan operasional menggunakan pelat kuning sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan lalu lintas.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke PT Nusa Mulya, perusahaan yang bergerak di bidang travel, angkutan umum, dan pariwisata dengan rute tujuan Sumatera Barat dan Jambi. Perusahaan ini tercatat memiliki 26 unit kendaraan yang digunakan untuk operasional.

Kasatgas Preemtif Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif kepolisian dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan kendaraan angkutan umum dan barang.

“Melalui sosialisasi dan pengecekan langsung ke perusahaan angkutan, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk mewujudkan keselamatan berlalu lintas selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026,” ujarnya.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer