Kamis, Januari 29, 2026
BerandaHeadlineLaksanakan Perintah Presiden dan Kapolri, Kapolda Riau Lepas Satgas Darurat Jembatan

Laksanakan Perintah Presiden dan Kapolri, Kapolda Riau Lepas Satgas Darurat Jembatan

Pekanbaru (Nadariau.com) – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan secara resmi memberangkatkan Satuan Tugas (Satgas) Darurat Jembatan Polda Riau sebagai wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dasar di Provinsi Riau.

Pelepasan Satgas tersebut menandai langkah konkret Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah terpencil yang selama ini mengalami keterbatasan akses akibat kondisi jembatan yang rusak atau belum memadai.

Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan, pembentukan Satgas Darurat Jembatan merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Republik Indonesia dan perintah Kapolri yang wajib dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepolisian.

“Ini adalah bentuk pelaksanaan tugas kita untuk berkolaborasi dengan masyarakat. Ini perintah Bapak Presiden dan perintah Bapak Kapolri yang wajib kita laksanakan,” kata Kapolda Riau, Rabu (28/01/2026).

Berdasarkan hasil asesmen lapangan yang telah dilakukan sebelumnya, Kapolda mengungkapkan terdapat 26 titik jembatan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau yang membutuhkan penanganan segera.

“Dari 26 titik tersebut, sebanyak 17 jembatan akan dibangun baru, sedangkan sisanya akan dilakukan renovasi atau perbaikan,” jelasnya.

Untuk pembangunan jembatan baru, total panjang yang akan dikerjakan mencapai sekitar 463 meter, sementara jembatan yang direnovasi memiliki total panjang sekitar 263 meter.

Kapolda Riau berharap, pembangunan dan renovasi jembatan ini mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam mendukung akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan aktivitas perekonomian warga.

“Jembatan ini menjadi akses anak-anak menuju sekolah, petani ke kebun, dan mempermudah pelayanan kesehatan. Ini adalah bagian dari keadilan sosial yang harus kita bangun, bahwa masyarakat di daerah juga berhak mendapatkan akses yang sama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Herry juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam Satgas Darurat Jembatan dan meminta agar kegiatan ini disampaikan kepada publik sebagai bentuk transparansi serta komitmen nyata Polri.

“Ini adalah komitmen Polri, komitmen Bapak Kapolri, dan komitmen Polda Riau untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat,” katanya.

Satgas Darurat Jembatan Polda Riau melibatkan sekitar 250 personel, terdiri dari 170 personel Polda Riau dan 80 personel dari jajaran Polres di wilayah hukum Polda Riau.

Sebagai penutup, Kapolda Riau memperkenalkan tagline kegiatan tersebut, yakni “Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan melalui Jembatan Merah Putih Presisi.”

Ia berharap seluruh proses pembangunan dan renovasi jembatan dapat berjalan lancar dan nantinya diresmikan langsung oleh Kapolri.

“Insyaallah, Jembatan Merah Putih Presisi ini dapat diresmikan setelah seluruh pembangunan dan renovasi selesai,” pungkas Kapolda.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer