Kampar (Nadariau.com) – Di tengah dinamika kebangsaan dan meningkatnya kebutuhan akan kader muda yang tangguh, disiplin, serta berideologi kuat, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Riau menggelar Pendidikan dan Latihan Khusus Pimpinan (Diklatsuspim) Korps Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) se-Sumatera.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 15–18 Januari 2026, ini dipusatkan di Komplek SMP Muhammadiyah Unggul Ahmad Dahlan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, dan menjadi momentum penting dalam penguatan kaderisasi Pemuda Muhammadiyah di wilayah Sumatera.
Pelaksanaan Diklatsuspim KOKAM dirangkaikan dengan peresmian Gedung SMP Muhammadiyah Unggul Ahmad Dahlan, menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui jalur kaderisasi dan pendidikan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah yang diwakili Sekretaris Jenderal Najih Prasetyo, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau, perwakilan organisasi otonom Muhammadiyah tingkat wilayah, para kepala sekolah Muhammadiyah, serta unsur aparat kepolisian. Kapolda Riau turut diwakili oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Riau.
Hadir pula Senator DPD RI asal Riau, Arief Eka Saputra, serta Komisioner KPU Provinsi Riau, Nugroho Noto Susanto, yang menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap penguatan kader kepemudaan berbasis nilai kebangsaan.
Ketua Panitia Pelaksana, Atra Aldeka Putra, menyampaikan bahwa Diklatsuspim KOKAM dirancang sebagai proses pembentukan kader secara menyeluruh, tidak hanya mengasah kekuatan fisik, tetapi juga menanamkan kesadaran ideologis, kepemimpinan, serta keterampilan lapangan.
“Selama tiga hari, peserta dibekali materi strategis seperti Fiqih Kebencanaan, Sejarah KOKAM, Manajemen Organisasi, dan Wawasan Kebangsaan. Selain itu, mereka juga mengikuti pelatihan lapangan berupa navigasi darat, survival, hingga mitigasi bencana kebakaran,” jelas Atra.
Sementara itu, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Riau, Rizal S, menegaskan bahwa Diklatsuspim KOKAM merupakan investasi strategis dalam menyiapkan kader KOKAM sebagai garda terdepan Pemuda Muhammadiyah dalam kerja-kerja sosial, kemanusiaan, dan kebencanaan.
“Diklat ini bukan sekadar latihan fisik, tetapi ruang pembentukan karakter, loyalitas organisasi, serta komitmen kebangsaan agar kader KOKAM siap hadir dan mengabdi di tengah masyarakat saat dibutuhkan,” tegasnya.
Sekretaris Jenderal PP Pemuda Muhammadiyah, Najih Prasetyo, menilai Diklatsuspim sebagai sarana penting untuk memperkuat ketahanan fisik, ideologi, serta wawasan kebangsaan pimpinan daerah Pemuda Muhammadiyah. Ia juga mengapresiasi soliditas PWPM Riau yang mampu menghadirkan seluruh organisasi otonom Muhammadiyah tingkat wilayah dalam satu agenda kaderisasi bersama.
“Kebersamaan ini menjadi kekuatan utama dalam membangun gerakan Pemuda Muhammadiyah yang kokoh, solid, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau, Dr. Hendri Sayuti. Menurutnya, kaderisasi yang terencana dan berkesinambungan merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan dan kemajuan Muhammadiyah di masa depan.
Pada kesempatan yang sama, peresmian Gedung SMP Muhammadiyah Unggul Ahmad Dahlan dipandang sebagai wujud nyata kontribusi Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Diklatsuspim KOKAM se-Sumatera ini diikuti oleh perwakilan pimpinan daerah Pemuda Muhammadiyah kabupaten dan kota se-Riau, serta utusan dari sejumlah provinsi di Sumatera. Seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk membentuk kader yang disiplin, profesional, berideologi kuat, serta memiliki kepekaan sosial dan kebangsaan.
Melalui kegiatan ini, PW Pemuda Muhammadiyah Riau berharap kader KOKAM semakin solid, siap siaga, dan mampu mengabdi secara nyata bagi umat, persyarikatan, dan bangsa.(sony)


