Kamis, Januari 29, 2026
BerandaHeadlineMaut di Tabung Perebusan Jangkos: Karyawan PT SUN Diduga Tewas Akibat Ledakan,...

Maut di Tabung Perebusan Jangkos: Karyawan PT SUN Diduga Tewas Akibat Ledakan, Manajemen dan Penegak Hukum Bungkam

TALUK KUANTAN(NadaRiau.com)- Seorang karyawan PT Sinar Utama Nabati (SUN), Rido (34), dilaporkan tewas seketika di lokasi kejadian setelah sebuah tabung perebusan Tandan Kosong (Jangkos) meledak hebat pada Rabu (07/01/2026). Namun Peristiwa Itu terkesan di tutupi oleh pihak manajemen dan penegak Hukum.

Insiden maut ini pertama kali terendus publik setelah unggahan video dari akun Facebook Eka Srihartini viral. Dalam video tersebut, terlihat aparat kepolisian sedang memasang garis polisi (police line) di area kerja perusahaan yang kini kabarnya telah diambil alih oleh PT YBS.

“Kecelakaan kerja bang, di PT Sun (Taluk Kuantan),” tulis pemilik akun dalam kolom komentar, menegaskan lokasi tragedi tersebut.

Informasi yang dihimpun dari warga setempat menyebutkan bahwa korban meninggal di area perebusan jangkos. Dugaan sementara mengarah pada adanya kebocoran atau kondisi teknis pada tabung perebusan jangkos yang memicu ledakan fatal.

Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT SUN seolah menutup rapat pintu informasi. Sukiman, salah satu manajer di PT SUN, belum memberikan keterangan resmi meskipun konfirmasi telah dilayangkan melalui pesan singkat WhatsApp dan panggilan telpon.

Sikap serupa juga ditunjukkan oleh pihak berwajib. Kapolsek Singingi Kapolsek IPTU Azhari S.H., saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Polsek Singingi, IPDA Hezly Hezron Irmondo Pandjaitan, S.H., hingga kini belum memberikan jawaban terkait kronologi pasti maupun langkah hukum yang diambil atas peristiwa yang merenggut nyawa pekerja tersebut.

Bahkan hingga upaya konfirmasi yang kedua kalinya pun hingga kini belum ditanggapu pihak kepolisian setempat yakni Polsek Singingi.

Teka-teki mengenai standar operasional prosedur (SOP) dan kelaiyakan mesin di PT SUN kini menjadi pertanyaan besar di tengah masyarakat. Nyawa seorang pekerja telah melayang, namun transparansi dari pihak-pihak terkait masih menjadi tanda tanya besar.(DONI)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer