Pekanbaru (Nadariau.com) – Komitmen Polda Riau dalam menjaga kelestarian lingkungan terus dibuktikan melalui aksi nyata.
Melalui program Green Policing, Polda Riau menyulap kawasan permukiman Trans Jasa Industri, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, menjadi kebun buah sekaligus sentra pangan produktif bagi masyarakat.
Kegiatan penghijauan ini diwujudkan dengan penanaman puluhan pohon buah-buahan yang diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi lingkungan maupun ketahanan pangan warga setempat.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto pada akhir tahun 2025 lalu, yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam di tengah meningkatnya ancaman bencana lingkungan.
“Arahan Bapak Presiden sejalan dengan program Green Policing yang digagas Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan. Bapak Kapolda selalu menegaskan bahwa jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita,” ujar Kombes Anom, Jumat (02/01/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Polda Riau melalui Bidang Humas menanam 90 bibit pohon buah, di antaranya matoa, durian, kelengkeng, dan jengkol. Tanaman ini diharapkan menjadi sumber pangan sekaligus penguatan ekonomi bagi warga transmigran di kawasan tersebut.
“Penanaman ini adalah langkah awal untuk mengubah area ini menjadi kebun buah-buahan. Menanam pohon adalah investasi masa depan yang tidak boleh ditunda,” tegas Kombes Anom.
Ia juga mengutip pesan religius yang sarat makna tentang pentingnya menanam pohon.
“Ada hadist yang menyebutkan, meskipun di tangan kita ada tunas pohon dan esok hari kiamat, maka tunas itu tetap harus ditanam,” tambahnya.
Ke depan, kawasan Trans Jasa Industri tidak hanya difungsikan sebagai area penghijauan, tetapi juga dikembangkan sebagai lahan produktif. Polda Riau mendorong penerapan sistem tumpang sari, dengan menanam tanaman obat keluarga atau apotek hidup di sela-sela pohon buah.
Tak hanya itu, program Green Policing juga menyentuh sektor ketahanan pangan lainnya, seperti peternakan burung puyuh dan kolam ikan lele yang dikelola langsung oleh warga setempat.
Melalui program ini, Polda Riau berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan semakin meningkat, sejalan dengan upaya menciptakan ketahanan pangan mandiri di tingkat rukun tetangga (RT).
Salah seorang warga Perumahan Trans Jasa Industri, Daman Huri, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan bantuan dari Kapolda Riau.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau atas bantuan bibit dan arahan penanaman pohon ini. Jika kelak pohon-pohon ini berbuah, manfaatnya akan sangat besar bagi warga dan menjadi ladang pahala bagi kita semua yang merawatnya,” ujar Daman.(sony)


