Agam (Nadariau.com) – Personel Satuan Brimob Polda Riau kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya. Dengan menembus jalan berlumpur, tim gabungan Brimob Polda Riau bersama Brimob Polda Sumbar berhasil menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terisolir akibat longsor di Jorong Tamtaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Rabu (03/12/2025).

Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., bersama Dansat Brimob Polda Sumbar serta Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto. Mereka mengerahkan kekuatan penuh untuk memastikan bantuan hingga upaya penyelamatan dapat diterima warga terdampak bencana.
Menurut Kombes Pol Anom Karibianto, satu-satunya akses menuju lokasi hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Jalan rusak parah dan berlumpur akibat longsor memutus jalur transportasi.
“Perjalanan menuju lokasi hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki menyusuri jalan berlumpur, karena jalur transportasi terputus akibat longsor,” kata Kombes Anom.
Ada empat jorong yang terisolir, Jorong Gumarang I, Gumarang II, Silungkang, dan Tamtaman, semuanya berada di Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Setiba di lokasi, tim langsung membagikan bantuan logistik kepada warga. Kondisi masyarakat sangat memprihatinkan. Hampir satu minggu terisolir, mereka kehilangan akses makanan, air bersih, bahkan listrik.
“Sebelumnya kami tidak tersentuh. Sudah hampir seminggu sejak kejadian. Listrik padam, air bersih tidak ada. Tidak ada makanan,” kata Vivi, salah seorang warga.
Brimob menyalurkan berbagai kebutuhan seperti susu anak dan balita, biskuit, popok bayi, mie instan, beras, hingga susu kental manis. Seluruh logistik tersebut digotong secara manual oleh personel, menembus jalan berlumpur menuju Posko Tamtaman.
Kombes Anom menjelaskan, terdapat 11 titik longsor yang memutus akses jalan penghubung antarkampung di Nagari Tigo Koto Silungkang. Dalam waktu dua hari, tim gabungan berhasil membuka akses menggunakan alat berat ekskavator.
“Sebelas titik longsor ini berhasil kami tembus dalam dua hari menggunakan ekskavator ditambah 3 titik hari ini,” jelasnya.
Jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Palembayan menuju Nagari Silungkang hingga Kota Bukittinggi. Ketika jalur ini tertutup, aktivitas warga lumpuh total dan bantuan sulit masuk.
“Alhamdulillah hari ini beberapa jorong sudah bisa ditembus. Kami akan lanjut bekerja sampai seluruh titik benar-benar bisa dilewati,” tegas Kombes Anom.(sony)


