Depok-Nadariau.com- Departemen Matematika FMIPA Universitas Indonesia kembali menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang kali ini mengusung tema “Literasi Keuangan dengan GeoGebra: Konsep Dasar Tingkat Bunga dan Anuitas.” Kegiatan yang berlangsung di Gedung D FMIPA UI, Depok (19/11/025). Kegiatan ini berhasil menarik perhatian dan partisipasi aktif dari para guru SMA dan sederajat yang ingin memperkuat pemahaman mereka terkait konsep keuangan serta metode pengajaran berbasis teknologi.
Acara menghadirkan dua pembicara yang merupakan dosen Program S1 Ilmu Aktuaria Departemen Matematika FMIPA UI, yaitu Fida Fathiyah Addini, S.Si., M.Si. dan Sindy Devila, S.Si., M.Si. Kedua pemateri ini dikenal aktif dalam pengajaran matematika finansial serta pengembangan metode pembelajaran inovatif yang memanfaatkan perangkat lunak matematika modern. Melalui pelatihan ini, mereka berupaya membantu para peserta menguasai konsep dasar keuangan sekaligus memperkenalkan GeoGebra sebagai alat visual yang efektif dan mudah diintegrasikan dalam pembelajaran.
Pada sesi pertama, Fida membahas konsep bunga sederhana, bunga majemuk, nilai sekarang, serta nilai masa depan. Dengan menggunakan fitur grafik dan slider di GeoGebra, ia memperlihatkan bagaimana nilai uang berubah seiring waktu ketika tingkat bunga dan jangka waktu dimodifikasi. Peserta tidak hanya menyimak teori, tetapi juga langsung mencoba mengubah parameter untuk melihat dampaknya secara visual. Pendekatan ini terbukti sangat membantu peserta memahami konsep yang selama ini sering terasa abstrak. Beberapa peserta mengaku baru kali ini melihat bagaimana grafik bunga majemuk dapat “hidup” mengikuti perubahan angka secara real-time. Hal ini membuat proses belajar terasa lebih intuitif dan menyenangkan.
Sesi selanjutnya dipandu oleh Sindy, yang berfokus pada konsep anuitas, salah satu materi penting dalam perencanaan keuangan. Ia menjelaskan bagaimana anuitas digunakan dalam berbagai situasi nyata seperti cicilan pinjaman kendaraan atau rumah, tabungan pendidikan, serta investasi berkala. Dengan GeoGebra, peserta dapat melihat komposisi cicilan secara visual: berapa bagian yang merupakan bunga, berapa bagian pokok, dan bagaimana keduanya berubah dari periode ke periode. Simulasi ini membuat peserta memahami bahwa anuitas bukan sekadar rumus, tetapi sebuah konsep hidup yang sangat dekat dengan kehidupan finansial masyarakat. Peserta bahkan dipandu untuk membuat beberapa skenario dan perhitungan mandiri, sehingga sesi berlangsung interaktif dan penuh diskusi.
Tidak hanya fokus pada materi akademik, kegiatan ini juga menekankan pentingnya literasi keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Fida dan Sindy memberikan gambaran bahwa penguasaan konsep keuangan dasar tidak hanya bermanfaat bagi guru dan siswa, tetapi juga bagi pengelolaan keuangan pribadi masyarakat luas. Pemahaman tentang tingkat bunga, pertumbuhan nilai uang, dan anuitas dapat membantu seseorang mengambil keputusan finansial yang lebih tepat, misalnya saat mengambil pinjaman, merencanakan tabungan, atau menghitung kebutuhan investasi jangka panjang.
Pada akhir acara, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan menyampaikan refleksi. Antusiasme sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai penerapan GeoGebra di kelas, cara menyederhanakan penjelasan konsep bunga untuk siswa SMA, hingga permintaan materi lanjutan tentang investasi, portofolio, dan perhitungan risiko. Para peserta juga memberikan apresiasi terhadap format pelatihan yang menggabungkan teori, praktik langsung, dan simulasi digital yang mudah dipahami.
Departemen Matematika FMIPA UI berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu kontribusi nyata terhadap peningkatan literasi keuangan masyarakat serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran matematika. Visualisasi dengan GeoGebra diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara konsep matematika finansial dan praktik kehidupan nyata, sehingga masyarakat dapat memahami dan mengelola keuangan secara lebih bijaksana. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang langsung dirasakan, terutama dalam bidang pendidikan dan literasi finansial.


