Kampar (Nadariau.com) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi akan meninjau kondisi bangunan terbengkalai di SDN 018 dan SDN 028 Kecamatan Siak Hulu Kampar.
Pasalnya di dua sekolah dasar ini, ada bangunan Ruang Kelas Baru (RKB) yang terbengkalai sejak tahun 2013 lalu. Sehingga tidak bisa dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar di sekolah.
Namun karena jumlah siswa ramai, maka pihak sekolah terpaksa memasang seng untuk dinding RKB. Agar bisa diberdayakan menjadi ruang kelas, meski udaranya sangat panas.
“Dalam waktu dekat ini saya akan langsung meninjau kedua sekolah tersebut. Sebab saya ingin melihat kondisi bangunan yang terbengkalai itu secara langsung,” kata Yusri yang juga bergelar adat Datuk Bandaro Mudo kepada Nadariau.com, Senin (30/07/2018).
Yusri mengaku heran, kenapa RKB di dua sekolah ini belum selesai. Padahal anggaran pembangunannya sudah dianggarkan sejak lima tahun lalu.
Sekarang ia baru mengetahui setelah membaca berita di media. Oleh sebab itu beliau ingin mengetahui penyebab terhentinya pembangunan RKB itu.
“Saya juga akan berkoordinasi dengan Disdik Kampar, agar bisa sama sama turun ke sekolah. Kemudian Disdik Kampar juga diharapkan bisa mencarikan solusi pembangunan RKB itu supaya bisa kembali dilanjutkan,” ujar Yusri. (zul)


