Pekanbaru (Nadariau.com) – Suasana haru sekaligus sakral menyelimuti Musholla Polsek Bukit Raya, Selasa (26/08/2025).
Seorang tahanan kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) berinisial ML resmi menikahi wanita pujaan hatinya, Wandah Hamidah, dalam prosesi akad nikah yang difasilitasi penuh oleh jajaran kepolisian.

Meski sedang menjalani proses hukum, ML tetap mendapatkan hak dasarnya sebagai seorang manusia untuk membangun rumah tangga.
Prosesi akad nikah dimulai pukul 09.50 WIB dan berlangsung khidmat di Musholla Mapolsek Bukit Raya, Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.
Kapolsek Bukit Raya, Kompol David Richardo, S.I.K, memimpin langsung jalannya kegiatan. Ia memastikan seluruh proses berjalan lancar, tertib, dan sesuai norma, dengan tetap mengedepankan aspek pengamanan.
Mempelai wanita hadir lebih dahulu di lokasi, sementara ML digiring dari ruang tahanan menuju musholla dengan pengawalan ketat personel Samapta.
Prosesi akad dipimpin Kepala KUA Kecamatan Senapelan, Aprizal, yang sekaligus memberikan bimbingan dan doa restu kepada kedua mempelai.
Tangis haru tak terbendung saat pasangan pengantin melaksanakan sungkem kepada orang tua mereka, sebagai wujud bakti sekaligus permohonan restu.

Momen itu disaksikan langsung jajaran pejabat dan personel Polsek Bukit Raya, antara lain Kanit Binmas AKP Jonni Anwar, Kasium IPDA Marlina, serta keluarga besar kedua mempelai.
Seluruh rangkaian berjalan aman dan lancar hingga pukul 10.10 WIB, ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kenangan.
Kapolsek Bukit Raya menegaskan bahwa pernikahan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap hak asasi manusia, termasuk hak tahanan untuk tetap melangsungkan kehidupan pribadi.
“Meskipun sedang menjalani proses hukum, bukan berarti mereka kehilangan hak untuk membangun kehidupan yang lebih baik ke depan,” kata Kompol David.
Pernikahan ini menjadi bukti bahwa cinta dan kasih sayang mampu tumbuh dalam kondisi apa pun. Harapannya, ML dan Wandah dapat membina rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah, meski jalan ke depan tidak selalu mudah.(sony)


