Kamis, Februari 12, 2026
BerandaHeadlineFestival Pacu Jalur Jadi Magnet Dunia, Dubes hingga Utusan PBB Hadir di...

Festival Pacu Jalur Jadi Magnet Dunia, Dubes hingga Utusan PBB Hadir di Tepian Narosa

Kuansing (Nadariau.com) – Festival Pacu Jalur 2025 resmi menjadi sorotan dunia. Sejumlah duta besar negara sahabat dan perwakilan organisasi internasional berdatangan langsung ke Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Rabu (20/08/2025) siang, untuk menyaksikan kemegahan tradisi budaya kebanggaan Riau tersebut.

Duta besar yang telah hadir antara lain berasal dari Bosnia, Rwanda, Korea Selatan, dan Mozambik. Selain itu, perwakilan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan International Coconut Community (ICC) juga ikut menyaksikan langsung jalannya perlombaan.

Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa Pacu Jalur telah menjelma sebagai magnet pariwisata bertaraf internasional.

Atmosfer semakin meriah saat beberapa duta besar tampak mengenakan tanjak khas Melayu. Mereka terlihat antusias memberi semangat kepada para peserta jalur yang bertarung di Sungai Kuantan.

Tak berhenti sampai di situ, sejumlah perwakilan diplomatik lain juga dijadwalkan hadir, di antaranya Duta Besar Persia, Bulgaria, Kenya, Azerbaijan, Uni Emirat Arab (UEA), Yordania, Angola, serta Konsulat Jenderal Malaysia.

Selain tamu internasional, jajaran pejabat tinggi negara juga sudah tiba di Kuansing. Hadir di antaranya Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dan Staf Khusus Mendagri Wahyu Bintono. Selain tamu mancanegara, Festival ini juga dihadiri seluruh Bupati dan Walikota seluruh Riau.

Mereka turut mendampingi para tamu kehormatan bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan Gubernur Riau Abdul Wahid.

Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan bahwa Festival Pacu Jalur bukan sekadar warisan budaya, melainkan juga marwah masyarakat Riau yang kini kian menjulang di mata dunia. Tahun 2025 ini, Pacu Jalur mengusung tema “Pacu Jalur Mendunia” yang sarat makna, yakni kejayaan budaya harus berjalan beriringan dengan kemakmuran ekonomi rakyat.

“InsyaAllah Pacu Jalur tahun ini kita targetkan menghadirkan penonton sekitar 1,5 juta orang. Jika setiap pengunjung rata-rata membelanjakan Rp50.000, maka perputaran uang bisa mencapai lebih dari Rp75 miliar,” ujar Gubernur Wahid dalam sambutannya.

Menurutnya, dampak ekonomi festival ini akan dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, pedagang, transportasi, hingga sektor perhotelan dan pariwisata. Namun, ia menekankan bahwa semua itu baru akan bermakna jika diiringi dengan pelayanan terbaik dan keramahtamahan khas Melayu.

“Dunia internasional sedang menilai kita hari ini. Mari tunjukkan wajah Riau yang penuh senyum dan santun. Dengan itu, Pacu Jalur bukan hanya pesta rakyat, tetapi juga berkah bagi pariwisata Riau sekaligus mengangkat marwah dengan ekonomi masyarakat Kuantan Singingi khususnya, dan Provinsi Riau umumnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Wahid juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan berjuang demi suksesnya perhelatan budaya ini. Ia bahkan menyelipkan pantun yang mengundang tawa hadirin.

“Cukup enak rasanya nasi, nasi terbuat dari beras. Kalau lupa sebut nama istri, nanti malam tidurnya kita di teras,” kata Gubri.

Tak lupa, Wahid menyampaikan rasa bangganya kepada Presiden Prabowo yang telah memberikan ruang bagi Pacu Jalur di Istana Negara. Ia berharap Presiden dapat hadir langsung pada penutupan festival tahun ini.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden, para Menteri, dan semua pihak. Kami mohon dukungan agar fasilitas Pacu Jalur bisa dinikmati dengan nyaman dan layak oleh seluruh pengunjung. InsyaAllah, dengan kebersamaan kita, Pacu Jalur menjadi berkah dan kebanggaan Riau,” pungkas Gubernur Wahid.

Puncak acara Festival Pacu Jalur 2025 sendiri akan dibuka langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

Tahun ini, sebanyak 228 jalur dari berbagai daerah mulai dari Kabupaten Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, hingga Sumatera Barat siap berpacu adu cepat di Sungai Kuantan. Ribuan masyarakat tumpah ruah di Tepian Narosa untuk memberikan dukungan sekaligus menyambut hangat para tamu VIP.

Kehadiran para duta besar, utusan organisasi internasional, hingga pejabat tinggi negara menjadikan Festival Pacu Jalur 2025 bukan hanya pesta rakyat Kuansing, melainkan juga ikon diplomasi budaya Indonesia di mata dunia.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer